Antisipasi Permasalahan Selama Proses Pemilihan, KPU Bali Genjot Kesiapan Logistik Pemilu 2019

MENARAnews.com, Denpasar (Bali) – Kurang dari enam bulan proses pemungutan suara dalam pemilu 2019, KPU Bali terus genjot jajaran penyelenggara dan rekanan guna mengantisipasi munculnya permasalahan logistik dalam pemilu nanti. Hal tersebut di ungkapkan Komisioner KPU Provinsi Bali, I Gede John Darmawan.

Mengenai kesiapan kebutuhan logistik untuk kotak suara dari kardus dan bilik suara dari kardus sudah mulai berdatangan di KPU kabupaten/kota se-Bali. “Datangnya logistik tersebut ada sesuai dengan kebutuhan dan ada yang belum, namun untuk yang belum KPUD bersangkutan sudah melaporkan kekurangannya kepada KPU Bali untuk selanjutnya ditindaklanjuti oleh Sekretariat KPU Bali kepada KPU RI dan rekanan”, jelas John saat ditemui di Kantornya, Rabu (24/10/2018).

Lebih lanjut mantan Ketua KPU Denpasar ini menjelaskan secara rinci mengenai alokasi logistik kotak kardus dan bilik kardus di masing – masing kabupaten/kota dimana Kabupaten Badung telah menerima penuh sebanyak 6.866 kotak kardus, dan 1.515 bilik kardus.Tabanan kebutuhan kotak kardus 7.875 yang datang 7.810 kekurangan 65 buah. Sedangkan kebutuhan bilik kardus 2.682 yang datang sesuai Berita Acara 2.666 masih kekurangan 16 buah.

Sementara, Kabupaten Bangli kebutuhan kotak 4.264 baru diterima 4.259, sedangkan bilik aluminium kebutuhan 3.372, sudah ada 2.439. Kabupaten Gianyar kebutuhan kotak suara 7.577 baru datang 4.000, Karangasem kedatangan kotak berjumlah 8.608 sesuai berita acara sedangkan bilik belum. Kota Denpasar bilik tersedia 5.847, kebutuhan bilik 6.528, kekurangan bilik 86, sudah diterima 320, kurang 361. Sedangkan untuk kotak suara kebutuhan TPS 8.160, yang diterima masih belum atau nol.

Selain itu, Kabupaten Jembrana kedatangan kotak 4.370, kebutuhan kotak 4.415, kotak yang datang rusak 5, kurang 50 buah, untuk bilik alumunium 2.020, bilik yang datang 1.432, keperluan 3484, kurang 32 buah. Kabupaten Klungkung kebutuhan kotak 3.139 dan bilik 610, hanya Kabupaten Buleleng yang belum menerima kiriman kotak maupun bilik. (NN)

Editor: N. Arditya