DEMI TERCAPAI HERD IMMUNITY MASYARAKAT SETUJU JIKA VAKSIN DIWAJIBKAN

MENARÀNEWS.COM (Demak) – Medapati bahwa pencapaian vaksinasi booster rendah, membuat adanya gagasan untuk memberlakukan vaksinasi booster sebagai hal yang wajib seperti halnya pada vaksinaai tahap 1 dan 2.

Informasi terkait wajibnya vaksinasi booster tersebut didapati dari media sosial baik dari IG, Facebook maipun Whatsapp. Mengenai hal tersebut tampaknya banyak masyarakat yang setuju terlebih juga para tenga kesehatan (nakes).

“Saya sih setuju saja dan bisa untuk membantu kami dalam percepatan target vaksinasi,” ucap Alwi, Koordinator Tenaga Kesehatan di gerai vaksinasi Binda Jateng, di Jl Pemuda no 1, Demak.

Hal tersebut juga disepakati oleh peserta vaksin Anton Segara (25) yang mengatakan bahwa Presiden Jokowi sudah menginstruksikan akan adanya wajib untuk vaksinasi.

"Saya melihat dari IG saja kalau akan di wajibkan. Terkait itu sudah akan dilaksanakan atau belum menurut saya itu tak masalah, karena itu hal baik," ucapnya.

Sementara itu Poswil BIN Demak, Iswahyudi, menyampaikan bahwa memang ada wacana untuk menjikan vaksinasi booster sebagai kewajiban.

“Terlebih lagi saat ini pencapaian booster masih dibawah 30%. Ini rendah sekali,”ucapnya.

Namun, lanjutnya, Ia berharap agar diwajibkan atau tidak masyarakat sadar akan pentingnya vaksinasi.

“Vaksinasi penting bukan buat untuk kita sendiri namun juga buat kekebalan komunal, maka mari vaksin, agar Indonesia Sehat, Indonesia Kuat,” pungkasnya.

Binda Jateng sendiri mendirikam 30 gerai vaksinasi di Kab / Kota di Jawa Tengah, hal ini sebagai bentuk dukungan Binda Jateng terhadap kesehatan masyarakat. (NSN)