Lanjutan, Operasi Pasar Gula oleh IGN digelar di Pasar Bintoro Demak

MENARANews – (Demak) Setelah sukses menggelar operasi pasar gula pada beberapa daerah di Jawa Tengah secara berurutan, yaitu di Solo, Temanggung, Kendal dan Kabupaten Semarang, Satgas Pangan-Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah, Disperindag Jawa Tengah bersama PT Industri Gula Nusantara Cepiring Kendal kembali menggelar operasi pasar gula di pasar Bintoro Demak (5/05).

Upaya ini dilakukan untuk menekan harga gula yang melambung di masyarakat. Dalam operasi pasar di Pasar Bintoro Demak, gula dijual ke masyarakat dengan harga Rp. 12.500 per kilogram dan setiap pembelian dibatasi maksimal dua kilogram.

Kepala Disperindag Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Arif Sambodo, SE, M.Si yang turut dalam kegiatan ini mengatakan bahwa operasi pasar gula tersebut telah, sedang dan akan dilakukan sampai akhir Ramadhan.

Pembelian Gula Oleh Warga Demak

“Dimana dibeberapa daerah mulai membuahkan hasil yakni adanya trend penurunan harga gula, sehingga dapat mengurangi beban masyarakat Jawa Tengah,” ucapnya.

Sementara Bupati Demak, HM Natsir dalam sambutannya di acara tersebut menyampaikan, untuk daerah Demak meskipun harga gula saat ini masih tinggi jauh melampau harga acuan Rp. 12.500 per kilogram, tetapi sudah mulai menurun dibanding beberapa pekan sebelumnya.

Bupati juga menghimbau walau kegiatan operasi pasar gula pasir ini menarik minat banyak orang, namun harus tetap menerapkan pola jaga jarak sebagai upaya pemutusan rantai covid-19.

“Walau ada penjualan bazar gula murah namun tetep harus menerapkan jaga jarak dalam pengambilan gula ini, agar pademi covid-19 ini tidak semakin mewabah,” himbau Bupati Demak.

Adanya operasi pasar ini membuat warga sangat bahagia dan bersyukur. Salah satunya warga Bintoro, Demak, Nur Hikmah (47) mengatakan, operasi pasar yang digelar cukup membantu karena harganya cukup murah Rp. 12.500 per kilogram, padahal harga gula dipasaran saat ini terpaut cukup tinggi.

“Alhamdulillah harga gula di Demak mulai turun, kemaren ada yg 19.000 per kilogram terus turun menjadi 17.000 per kilogram, tapi ini lebih seneng lagi karena ada yg jualan gula 12.500 per kilogram” kata Nur.

Dalam acara tersebut terlihat warga Demak sangat antusias mengikuti operasi pasar, dimana terlihat dari antrian terlihat memanjang. Meski demikian protokol physical distancing untuk mencegah penularan covid-19 tetap ditegakan, dimana saat mengantre untuk membeli gula, mereka diwajibkan untuk menjaga jarak, memakai masker dan diminta untuk menggunakan hand sanitizer yang telah disediakan petugas.

Penerapan Psycal Distancing Diberlakukan

Direktur Industri Gula Nusantara, M Burhan Murtaki, menyampaikan bahwa perusahannya menyediakan 4 ton gula dalam setiap kegiatan sidak yang dilakukan secara maraton ini.

“Kami dari produsen, memutus jalur distribusi dengan menyalurkan ke konsumen dengan harga 12.500 per kilo, hal ini kami lakukan sebagai upaya untuk membantu pemerintah dalam stàbilasasi harga gula,” pungkasnya kepada www.menaranews.com.

Sejumlah personil dari Polda Jateng dilibatkan agar operasi pasar berjalan sesuai arahan Pemerintah. (NSN)