Meski Tumbuh Meningkat, Tingkat Pengangguran Bali Masih yang Terendah Secara Nasional Bali

MENARAnews.com, Denpasar (Bali) –  Kondisi ketenagakerjaan di Bali tergolong sangat rendah karena tercatat tingkat pengangguran hanya 1,52 persen. Secara nasional, Bali menduduki peringkat pertama dengan penduduk pengangguran terendah di Indonesia.

“Bali masih menduduki peringkat pertama secara nasional dengan angka pengangguran terendah. Kemudian disusul DIY dan Sulawesi Tengah,” ujar Kepala BPS Provinsi Bali, Adi Nugroho di Kantor Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, Selasa (5/11/2019).

Meski tingkat pengangguran di Bali paling rendah di Indonesia, ternyata tingkat pengangguran tersebut mengalami kenaikan dibandingkan dengan hasil survei angkatan kerja nasional (Sakernas) Agustus 2018 lalu.

Berdasarkan hasil Agustus 2018, tingkat pengangguran di Bali tercatat 1,19 persen. Sedangkan Sakernas Agustus 2019, tingkat pengangguran di Bali tercatat sebesar 1,52 persen.

“Meskipun ada kenaikan, tetapi situasi ketenagakerjaan di Bali sampai dengan saat ini masih menunjukkan gambaran yang tidak mengkhawatirkan. Tidak perlu khawatir,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Adi Nugroho mengatakan jika hampir seluruh penduduk usia kerja di Bali akan mendapatkan ruang untuk bekerja.

Sementara, faktor yang mempengaruhi naik turunnya angka pengangguran, yakni waktu ketersediaan lapangan pekerjaan.

“Yang paling terkait itu adalah kapan tersedianya lapangan pekerjaan cukup dan kapan lapangan pekerjaan itu menyempit. Contoh pabrik yang mendapat permintaan barang banyak, sedangkan SDM tidak memadai. Otomatis akan membuka lapangan kerja baru. Begitu sebaliknya,” ujarnya lagi.

Angka pengangguran tertinggi berdasarkan tingkat pendidikan yakni disumbangkan oleh lulusan Diploma I/II/III dengan persentase sebesar 4,03 persen.

Sementara itu, lulusan SMK sebesar 2,89 persen, lulusan Universitas sebesar 2,01 persen, lulusan SMA sebesar 1,95 persen, dan lulusan SMP ke bawah sebesar 0,54 persen. (DI)

Editor: N. Arditya