Gelar Aksi Damai Di Depan Konjen AS, Massa GRM Konsisten Tolak Hajatan IMF – WB 2018

MENARAnews.com, Denpasar (Bali) – Arus penolakan pagelaran IMF – WB 2018 yang sedang berlangsung di Bali terus di gaungkan oleh kelompok aktivis yang menamakan dirinya sebagai Gerakan Rakyat Menentang (GRM) IMF-WB 2018. Penolakan tersebut terlihat ketika puluhan orang massa yang tergabung dalam elemen gabungan menggelar aksi unjuk rasa dari Parkir Timur Lapangan Renon mengarah ke depan Kantor Konsulat Amerika Serikat, Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, Jumat (12/10/2018).

Dalam orasinya perwakilan People Global Conference (PGC) Againts IMF – WB menyampaikan bahwa pagelaran IMF – WB ini hanya akan merugikan rakyat dari segi financial. “Penyelenggaraan IMF-WB merugikan rakyat Indonesia, oleh karena itu kami meminta untuk menghentikan pertemuan tersebut yang telah menghabiskan banyak uang rakyat ditengah penderitaan korban bencana alam di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Barat”, ujar Rahmat Adiguna dihadapan massa aksi.

Lebih lanjut pagelaran event berskala internasional ini juga dianggap semakin memberatkan kaum lemah dan miskin dengan berbagai kebijakan yang akan disepakati. “Terkhusus petani dan rakyat miskin saat ini tertindas oleh kaum imperialis sehingga kami tegas menolak IMF-WB”, jelasnya.

Dipenghujung rangkaian aksi melalui pernyataan sikapnya, kelompok GRM tegas menolak pegelaran tersebut dengan menyodorkan berbagai latar belakang tuntutan seperti penghentian investasi asing, fokus relokasi wilayah pasca bencana, serta isu tahunan mengenai upah buruh. (NN)

Editor: N. Arditya