Pasca Sertijab, Koster Langsung Paparkan Visi - Misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali

MENARAnews.com, Denpasar (Bali) – Pasca melakukan serah terima jabatan, Gubernur Bali Wayan Koster langsung memaparkan visi – misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali di hadapan peserta Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Bali, Sabtu (8/9/2019).

Dalam pidato perdananya Koster menyebutkan sejumlah hal yang harus ditata kembali kedepannya. Seperti halnya masalah lahan pertanian yang semakin berkurang, pantai yang rusak, sungai dan danau yang tercemar, sumber mata air berkurang, kemacetan lalu lintas, kriminalitas, hingga masalah sosial lainnya. “Dalam hal ini pembangunan kebudayaan Bali tidak mengalami kemajuan signifikan, Kita di Bali terkesan kurang serius membangun budaya kita sendiri, dan kita mengalami degradasi di berbagai aspek” jelasnya.

Menurut Koster, Bali harus ditata secara menyeluruh dengan konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang dijalankan dengan pola pembangunan semesta berencana sesuai dengab konsep Tri Hita Karana para leluhur. “Kita harus hidup dari hasil jerih payah sendiri dengan mengelola alam maupun budaya tanpa harus merusaknya,” imbuh politisi asal Buleleng ini.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Koster, konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali menjadi satu tantangan dalam membangun Bali kedepan untuk mewujudkan era baru. Sebagaimana mestinya Pulau Dewata dikembalikan sebagai pusat peradaban dunia yang selama ini membuatnya terkenal dan menjadi destinasi wisata dunia. “Untuk itu mari kita bersama sama mengembangkan konsep ini tentu dengan upaya realisasi dua puluh dua misi yang akan dijalankan selama era kali ini”, pungkasnya. (NN)

Editor: N. Arditya