KESBANGPOLINMAS DEMAK BERIKAN AKSES POLITIK BAGI PEMILIH DISABILITAS

Menaranews (Demak) – Sebagai upaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada 2020, Kantor Kesbangpol Demak kembali mengadakan pendidikan politik dengan peserta masyarakat difabel di Balai Desa Gajah Demak, Sabtu (19/9/20).


Menurut Kasi Kesbangpol, Dhoko Bintoro AS, S.Si.,M.Si., kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk memberikan akses politik bagi kaum disabilitas, dimana menurutnya kondisi partisipasi politik di Kab Demak terjadi inkonsistensi.

Peserta FGD Pendidikan Politik


“Kondisi tingkat partisipasi masyarakat Demak cenderung naik turun pada setiap pagelaran pemilu, hal ini tentunya menjadi PR ( pekerjaan rumah-red) bagi kita semua, terutama bagi remaja milenial yang tanggap media, tanggap, dan kreatif menjadi agen perubahan sekaligus menjadi pemimpin perubahan,” terang Kasi Kesbangpol.


Sementara itu Kepala Kantor Kesbangpolinmas, Agus Herawan, S.IP.,MM., dalam sambutannya meminta peserta yang hadir di dalam focus grub discussion (FGD) tersebut untuk tidak menyia-nyiakan hak pilih yang dimiliki setiap warga negara tanda pandang status.


“Tolong jangan sia-sia kan hak pilih yang sudah dimiliki, silahkan nanti menggunakan hak pilih anda untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati Demak pada 9 Desember 2020 nanti,” himbau Ka-Kesbangpolinmas Demak.


Ia juga menyampaikan untuk tidak perlu cemas dan resah terkait adanya penyelenggaraan Pemilu di tengah masa pandemic covid-19. Karena menurutnya terkait keselamatan masyarakat pada saat Pemilu nanti sudah dipersiapkan dengan matang oleh KPU Demak.

Penerapan protab covid-19


“Covid memang sangat berdampak, baik ekonomi, kesehatan, sosial dan juga politik. Sudah banyak korbannya di Kab Demak, namun kita tidak boleh takut. Kita tetap harus menjaga kesehatan dan untuk pelaksanaan Pilkada nanti semua sudah dipikirkan dengan baik oleh KPU Demak,” terang mantan Camat Gajah tersebut.


Terkait kesiapan matang KPU Demak sudah dilakukan jauh – jauh hari sebelum pelaksaan. Bahkan menurut Komisioner KPU, Hastin Atas Asih, SE., pelaksaan tahapan Pilkada sudah dilakukan sejak tahun 2019 berikut dengan pelaksaan penyelenggaraan sesuai protab covid -19 yang sudah dipersiapkan sejak Maret 2019.
Saat ini tahapan KPU adalah menyeleksi mitra KPU dalam Relasi (Relawan Demokrasi), sementara tahapan terdekat yang melibatkan masyarakat adalah perekrutan badan adhock KPU yang dilaksanakan pertengahan Oktober dan terbuka untuk siapa saja yang berminat.


“Tahapan yang terdekat adalah perekrutan KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara), yang terbuka bagi semua masyarakat luas yang berminat, termasuk juga bagi pemilih disabilitas,” Ucap Hastin menjawab pertanyaan dari salah stau peserta bernama Zubalin (47), yang menanyakan apakah penyandang disabilitas sepertinya bisa mendaftar sebagai KPPS.


Pada sosialisasi yang diadakan dengan menerapkan protab covid tersebut, peserta berharap agar kegiatan seperti ini sering dilakukan, terutama untuk masyarakat yang rentan dan rawan seperti komunitas disabilitas, seperti yang diucapkan Ahmad Suaedi (56) warga desa Gajah.


“Saya berterimaksih pada Pemda dan KPU ada acara ini. Saya harap kedepan lebih sering mengajak orang-orang seperti kami (disabilitas-red) agar kami dapat mengerti perkembangan politik Demak. Karena banyak warga desa yang belum paham akan ada Pilkada,” pungkasnya. (NSN)