Gugus Tugas Covid Terapkan Pembatasan Berskala RT, Masyarakat Dihimbau Turut Aktìf Dalam Pengawasan

MENARAnews – (Demak) Tercatat dalam 2 hari ini kasus covid-19 yang positif meningkat di Kab. Demak, dimana semula terdapat 11 kasus pada Jumat (24/4/20) pada Minggu (26/420) naik menjadi 14 kasus positif.

Dari 14 kasus positif covid-19, tersebut 2 orang dirawat di rumah sakit di Demak, 6 orang dirawat di rumah sakit diluar demak, 6 orang diisolasi di rumah, dan 1 orang meninggal.

Terhadap hal tersebut juru bicara gugus tugas covid-19 Demak, dr. Singgih Setyono, menghimbau agar masayarakat tidak panik namun justru semakin meningkatkan kesadaran hidup bersih, serta menerapkan social discasting ditingkat lingkungan, terutama bagi pasien yang melakukan karantina mandiri di rumah, maka lingkungannya harus turut mengawasi.

“Dalam hal ini, kami mengharap, agar bagi yang positip (pasien yang dikarantina di rumah-red) itu dapat diawasi masyarakat dalam 1 RT agar tidak keluar dan mematuhi prosedur karantina mandiri,” terang Jubir Covid-19.

Ia melanjutkan, bagi masyartakat dalam 1 RT tersebut ada yang kondisi imunnya tidak bagus, maka RT akan mendata untuk diteruskan tingkaat kades dan kecamatan hingga ke kabupaten, untuk mendapatkan bantuan barang siap masak (natura)

dr. Singgih juga mengapresiasi masyarakat ditingkat desa yang sudah mulai selektif menerima tamu dan pemudik, dimana jika tidak memiliki surat keterangan sehat dari Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Demak, tidak diperkenankan masuk Desa/wilayah.

“Ada warga Demak mudik dari Kalimantan, tetapi setelah sampai di desanya dilarang masuk, sebelum ada surat keterangan sehat resmi dari petugas kesehatan di kabupaten,” terangnya.

Pemutusan penyebaran covid-19 dengan pembatas bersekala tingkat RT ini telah dilakukan oleh desa-desa di Kab Demak terutama di 9 Desa yang tersebar di 7 kecamatan di Kab Demak yang prosentase tepapar covid-19 nya tinggi, seperti yang diungkapkan salah satu kepala desa di Kec Dempet.

“Kami memang harus mau tak mau waspada pada pemudik karena bagaimanapun yang membawa virus adalah orang yang pernah melakukan perjalanan dari luar Demak,” pungkasnya tanpa mau disebutkan namanya pada menaranews.com.

Dilansir dari http://corona.demakkab.go.id sampai Minggu (26/4/20) data yang terdampak covid sbb :

▪︎Total ODP : 638 kasus

  • Proses pemantauan : 69
  • Selesai pemantauan : 569

▪︎Total PDP : 27 kasus

  • Meninggal tanpa hasil lap : 0
  • Selesai Pengawasan : 22
  • Negatif : 0

▪︎Positid Covid-19 : 14 kasus

  • Dirawat di RS Demak : 2
  • Dirawat di RS Diluar Demak : 5
  • Isolasi di rumah : 6

(NSN)