Ketua FKUB Himbau Masyarakat untuk Hormati Kesakralan Momen Pelantikan Presiden 2019-2024

MENARAnews.com, Denpasar (Bali) – Beredarnya isu seputar rencana aksi unjuk rasa saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 dikhawatirkan berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat, bahkan ditunggangi kelompok tertentu untuk menggagalkan momen pelantikan tersebut.

Bendesa Agung Bali yang sekaligus sebagai Ketua Majelis Desa Adat Bali, Ida Pelingsir Agung Putra Sukahet berupaya menjaga kesakralan dan kondusifitas momen tersebut dengan membuat video himbauan kepada masyarakat, khususnya masyarakat Bali.

“Acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden merupakan acara kenegaraan yang sangat penting bahkan patut diberlakukan sebagai acara kenegaraan yang sakral. Oleh karenanya tidak patut jika diwarnai dengan segala bentuk gerakan unjuk rasa,” terang Ratu Aji yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Indonesia.

Ratu Aji turut memohon kepada segenap bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote, khususnya masyarakat Bali. Serta mengajak masyarakat untuk senantiasa berdoa sesuai keyakinan kita masing-masing memohon pada Tuhan Yang Maha Esa agar acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 pada 20 Oktober 2019 berjalan lancar, sukses, berlangsung dalam suasana aman, nyaman damai dan berbahagia.

“Apapun partai politiknya, apapun agama dan suku bangsanya, untuk sungguh menghormati dan patut berbahagia menyambut acara ini,” himbaunya dalam video tersebut.(DI)

 

Editor: N. Arditya