Portal Berita Online Indonesia

Puskomda FSLDK Deklarasi Anti Radikalisme Terorisme di UNILAPuskomda FSLDK Deklarasi Anti Radikalisme Terorisme di UNILA

Menaranews, Lampung – Pusat komunikasi daerah (Puskomda) Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) se-Lampung menyelenggarakan seminar hari kemerdekaan, dengan tema “Menjaga kemerdeaan dengan menolak segala bentuk radikalisme dan terorisme” di Aula perpustakaan Universitas Lampung (UNILA), Sabtu (19/8)

Ketua Puskomda FSLDK se-Lampung, Wahyu Kurniawan menjelaskan bahwa Seminar yang diikuti oleh anggota FSLDK se-Lampung telah mencapai suatu pemahaman, salah satunya adalah masyarakat lampung menolak organisasi yang menyebarkan faham radikal, terorisme dan organisasi masyarakat yang bertentangan dengan pancasila juga UUD 1945.

“Kami menolak organisasi dan aktivitas yang berorientasi dan / atau berafiliasi dengan gerakan radikalisme, terorisme, organisasi masayarakat yang bertentangan dengan pancasila, UUD 1945, dan peraturan perundang undangan” ungkap Wahyu.

Ia juga menegaskan bahwa FSLDK kedepannya akan menjadi garda terdepan dalam melawan atau mencegah masuknya paham radikal di masyarakat terutama dilingkungan kampus.

“Kedepan, dengan telah dilakukannya deklarasi anti radikalisme dan terorisme oleh masyarakat lampung ini, dapat mencegah masuknya paham radikal dan terorisme di masyarakat dan lingkungan kampus” tutupnya.

Adapun isi deklarasi anti radikalisme dan terorisme masyarakat lampung sebagai berikut :

1. Kami mendukung keutuhan NKRI dengan menentang segala bentuk kekerasan, radikalisme, terorisme dan faham faham yang akan meruntuhkan kehidupan bernegara dan beragama

2. Kami berpegang teguh pada landasan bermasyarakat, berbangsa dan  bernegara Kesatuan Republik Indonesia yaitu pancasila sebagai ideologi, Undang Undang Dasar 1945 dan semangat bhineka tunggal ika

3. Kami bertekad mempersiapkan dan membentuk generasi muda yang memiliki jiwa nasionalisme kuat, demokratis, jujur, berkeadilan dengan menjunjung tinggi nilai keagamaan, etika akademik, HAM, kemajemukan, kerukunan, persatuan dan kesatuan bangsa dan wawasan nusantara.

4. Kami menolak organisasi dan aktivitas yang berorientasi dan / atau berafiliasi dengan gerakan radikalisme, terorisme, organisasi masayarakat yang bertentangan dengan pancasila, UUD 1945, dan peraturan perundang undangan.