Portal Berita Online Indonesia

Pembebasan Minta Pencabutan Perppu Ormas Dan RUU Keamanan Nasional

 Menaranews,  Jakarta – Organisasi Mahasiswa Pembebasan dan Aliansi Mahasiswa Papua berunjuk rasa di Sekitaran Patung Kuda, Jakarta Pusat,  Senin, (21/8).
Dalam tuntunannya, mereka menolak Rancangan Undang-undang tentang Keamanan Nasional dan Perppu No. 2 tahun 2017 tentang ormas.
“Agenda pencabutan dwifungsi ABRI/TNI dikerdilkan dengan munculnya kembali aturan perundang-undangan yang mengupayakan kembali keterlibatan TNI dalam berbagai kehidupan sipil, salah satunya adalah Rancangan Undang-Undang Keamanan Nasional yang sampai saat ini masih terpampang sebagai RUU yang masuk kategori Prolegnas 2014-2019,” kata Kolektif Perjuangan Pembebasan Jakarta Rahman melaluo rillisnya, Senin (21/8).
“Oleh Karena itu, kami mengingatkan kembali bahaya RUU Kamnas dan menolak upaya-upaya pengesahannya,”tambahnya.
Disisi lain, Selain itu Presiden Joko Widodo beberapa bulan yang lalu telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (PERPU) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 17 tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan.
Menurutnya,  Hizbut Tahrir Indonesia  telah dibubarkan tanpa peradilan, serta akan menyasar ormas yang dituduh separtis dan tidak Pancasilais.
“Perppu ini juga akan menjadi senjata baru kelompok intoleran untuk membubarkan dan mempidanakan kelompok lain,” katanya.
Untuk itu,  Pembebasan meminta kepada Pemerintah agar segera mencabut Perppu No 2 Tahun 2017 tentang ormas dan RUU tentang Keamanan Nasional. (MR)