Portal Berita Online Indonesia

Muliana: Tiara Kusuma Diharapkan dapat Bermitra dengan Pemerintah

MENARAnews, Demak (Jateng) – “Sebagai salah satu persatuan dan wadah dari ahli kecantikan tingkat nasional, Tiara Kusuma diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah dengan ikut berperan serta dalam memberdayakan perempuan, dengan cara ikut memberikan bekal keterampilan di bidang tata rias. Bekal keterampilan itulah yang nantinya dapat digunakan untuk meningkatkan taraf perekonomian,” kata Bupati Demak melalui Staf Ahli Bupati Muliana, SH. saat membuka pleno Tiara Kusuma DPD Jawa Tengah di Gedung DPRD Kabupaten Demak, Selasa (15/8).

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DPD “Tiara Kusuma” Jawa Tengah dan jajarannya, Ketua DPC “Tiara Kusuma” se-Jawa Tengah, Ketua dan pengurus DPC Persatuan Ahli Kecantikan dan Pengusaha Salon Indonesia “Tiara Kusuma” Kabupaten Demak dan Ketua Organisasi Wanita se-Kabupaten Demak.

Muliana berharap kegiatan ini dapat dijadikan acuan untuk memunculkan ide guna mengembangkan keterampilan para ahli kecantikan dan pengusaha salon dalam melaksanakan aktivitasnya. Sehingga hasil yang diperoleh dapat semakin maksimal.

Tidak hanya itu, Muliana juga berharap nantinya akan lebih banyak pemiliki salon yang tergabung dalam Tiara Kusuma. Mengingat saat ini baru 20 pemilik salon yang tergabung dalam Tiara Kusuma Kabupaten Demak.

“Dengan bergabung pada organisasi ini, para ahli kecantikan akan mendapatkan informasi terkini seputar dunia kecantikan,” ungkap Muliana.

“Kepada segenap pengurus dan anggota Tiara Kusuma se-Jawa Tengah untuk dapat lebih meningkatkan kegiatannya. Termasuk kegiatan sosial kemasyarakatan yang berdampak pada pemberdayaan perempuan. Sehingga nantinya akan berimbas pada peningkatan perekonomian masyarakat,” imbuhnya.

Rapat pleno “Tiara Kusuma” dimeriahkan berbagai stand diantaranya aksesoris kecantikan meliputi baju pengantin, sanggul, perhiasan, make-up, produk kecantikan, kain batik dan makanan. Sebelumnya juga ditampilkan fashion show dari berbagai ahli tata rias se-Jawa Tengah. (Nap)