Portal Berita Online Indonesia

Kalah di PTUN, Gubernur Kalteng Ajukan Banding?

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Pelaksanaan hasil putusan majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) atas gugatan kepada SK Gubernur Kalteng Sugianto Sabran No.188.44/3/2017 disampaikan penggugat Dagut H. Djunas Jum’at (18/08) kemarin, kabarnya tidak bisa dilaksanakan dalam waktu dekat.

Pasalnya, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemprov) Kalteng melalui Tim Hukumnya dikabarkan akan melakukan upaya hukum lebih tinggi lagi yakni mengajukan upaya banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN).

Informasi tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalteng H. Nurul Edy ketika dikonfirmasi melalui telepon seluler Senin, (21/08) di Palangka Raya.

“Sepengetahuan saya, Pemerintah Provinsi Kalteng akan melakukan upaya hukum yang lebih tinggi lagi. Jadi putusan majelis hakim (PTUN.red) belum ingkrah (belum bisa dilaksanakan.red),” ujar Edy.

Begitu juga, lanjutnya dengan hasil putusan majelis hakim atas perkara yang disampaikan oleh Dahlim Banjar Nahor belum bisa dilaksanakan, dan PemerintahProvinsi Kalteng juga mengajukan banding atas putusan tersebut.

Bahkan dirinya berandai, kalau pun hasil banding nanti tetap dimenangkan oleh pihak penggugat, maka Pemerintah Provinsi Kalteng dimungkinkan akan melakukan upaya hukum yang lebih tinggi lagi yakni kasasi.

“Jadi kita tunggu aja hasil bandingnya nanti seperti apa. Kalau di Kasasi dimenangkan oleh pihak penggugat, maka Pemerintah Provinsi Kalteng akan melakukan upaya Peninjauan kembali, jadi belum bisa dilaksanakan karena belum ingkrah,” katanya lebih dalam.

Disinggung terkait batas waktu pengajuan banding dimana kabarnya hari ini terakhir disampaikan. lanjutnya lebih dalam lagi, mungkin tim yang lebih tau akan hal tersebut.(arli)

Editor : Hidayat