Dinilai Ingin Memprovokasi, Elemen Masyarakat Kaltim Tolak Kehadiran KAMI

MENARAnews – Sejumlah mahasiswa dan pemuda yang memiliki afiliasi dengan Aliansi Pemuda Kaltim Cinta Indonesia (APKCI) menyatakan bahwa kehadiran KAMI ditolak di Balikpapan serta Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur.

Jubir APKCI, Umar Rizcy Maico Syahputra menganggap bahwa kehadiran KAMI di beberapa daerah pada dasarnya untuk memprovokasi masyarakat. Dia menilai bahwa para deklator KAMI berusaha untuk melakukan manuver politik di berbagai daerah di Indonesia.

“Kami dengan tegas menyatakan penolakan terhadap rencana kedatangan para Deklarator KAMI, karena kami percaya hal ini jusru akan menimbulkan kegaduhan besar,” ujar Umar

Dia menyatakan bahwa KAMI merupakan organisasi yang menunggangi kerusuhan pada aksi tolak Omnibus Law dan selalu berusaha mendiskreditkan pemerintah.

Umar dengan tegas mengatakan bahwa mahasiswa Kaltim menolak semua bentuk gerakan politik KAMI di Balikpapan dan Kaltim. APKCI berpendapat bahwa aktivitas itu berpotensi menimbulkan perpecahahan dalam kehidupan masyarakat.

“Jadi kami menyimpulkan bahwa tidak perlu ada gerakan-gerakan politik lagi, karena kami melihat aktivitas politik KAMI di pulau Jawa dan Sumatera Utara justru menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat,” ujarnya. (AF)

Comments
Loading...