Rasio Elektrifikasi Capai 98,93%, Menteri ESDM: Target 99,09% di Tahun 2020

MENARAnews, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan rasio elektrifikasi nasional mencapai 99,09 persen diakhir tahun 2020 mendatang. Hingga April 2020, rasio elektrifikasi sudah mencapai sebesar 98,93 persen.

Demikian dikatakan oleh Menteri ESDM Arifin Tasfir saat Peresmian Virtual Infrastruktur Ketenagalistrikan, Kamis, (16/07/2020)

Ia menjabarkan, pihaknya terus berkomitmen menyediakan pasokan energi yang cukup merata meskipun saat ini kita tengah berada pada masa adaptasi kebiasaan baru akibat pengaruh Covid 19.

“Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral terus berupaya mendorong badan usaha agar tetap menyediakan pasokan listrik yang cukup melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dan memperhatikan rantai pasok energi sehingga aktivitas masyarakat yang bekerja, belajar, dan beribadah di rumah tidak terganggu,” bebernya.

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Jepang itu menjelaskan, ketersediaan energi listrik yang cukup hingga ke pelosok daerah, diharapkan dapat mendukung pertumbuhan industri, baik industri besar maupun kecil di daerah-daerah. Selain untuk kawasan industri, lanjutnya, Kementerian ESDM juga memprioritaskan ketersediaan listrik di kawasan ekonomi khusus, pariwisata, sentra perikanan, dll.

“Pada dasarnya, keberadaan energi harus dapat dirasakan manfaatnya untuk seluruh masyarakat di wilayah Indonesia. Selain menyediakan listrik untuk kawasan industri, yang tidak kalah penting adalah penyediaan listrik di seluruh pelosok tanah air yang didukung dari peningkatan angka rasio elektrifikasi,” terangnya.

Arifin menegaskan, masih terdapat 433 desa yang berada di wilayah Terdepan, Terpencil, dan Terluar (3T). Dengan kondisi itu, ia mengajak seluruh pihak untuk turut membantu masyarakat di wilayah 3T dapat merasakan manfaat listrik.

Infografik Rasio Elektrifikasi Nasional

“Kita masih memiliki tugas untuk melistriki lagi 433 desa yang berada di wilayah 3T, yang menjadi program kita tahun ini dan tahun depan. Untuk itu, kita sangat berharap adanya juga bentuk partisipasi dari seluruh badan usaha yang memang berkeinginan untuk berpartisipasi dalam elektrifikasi. Pemerintah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi pada penyediaan akses listrik bagi masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT PLN Zulkifli Zaini menambahkan, pihaknya merasa bersyukur karena banyak masyarakat termasuk masyarakat tidak mampu, sudah menikmati listrik terutama di wilayah 3T. Untuk itu, ia meminta semua pihak untuk bekerja sama mensukseskan target rasio elektrifikasi tahun 2020 sehingga semakin banyak masyarakat Indonesia dapat menikmati listrik.

“Syukur alhamdulillah melalui program pasang baru listrik di daerah 3T, saudara-saudara kita bisa menikmati akses listrik. Rasio elektrifikasi triwulan 1 tahun 2020 adalah 98,93%. PLN membutuhkan bantuan dan dukungan agar rasio elektrifikasi kelistrikan agar bisa mencapai paling tidak 99,09 persen pada tahun 2020,” jelasnya.

Dalam video yang ditampilkan pada peresmian virtual tersebut, salah satu pedagang sayur keliling Nurhasah mengungkapkan, usaha yang ia jalani saat ini sudah berkembang dengan pemanfaatan tenaga listrik. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu tersedianya listrik di daerahnya.

“Alhamdulillah setelah punya listrik, alhamdulillah usaha saya bisa berkembang dan juga sudah punya listrik dan kulkas itu bisa saya buat es. Terima kasih banyak sekali,” pungkasnya. (MY)

Comments
Loading...