KPU Demak Rekrut 2206 PPDP Sebagai Petugas Coklit

MENARANews (Demak) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Demak telah resmi mengumumkan tahapan pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Demak Tahun 2020.

Setelah 1606 Badan Ad Hoc diaktifkan, tahapan yang dilakukan selanjutnya adalah membentuk petugas coklit (Pencocokan dan Penelitian).

Pembentukan PPDP ini dilakukan mulai tanggal 24 Juni sampai tanggal 14 Juli 2020 dengan jumlah 2206 Petugas yang tersebar di 2206 TPS, 249 Desa dan 14 Kecamatan. Masa kerja PPDP dimulai tanggal 15 Juli 2020- 13 Agustus 2020 dengan gaji sebesar 700 ribu.

Mekanisme pembentukan PPDP dimulai dengan PPS berkoordinasi dengan Rukun Tetangga (RT) atau Rukun Warga (RW) atau tokoh masyarakat atau sebutan lainnya untuk mendapatkan calon PPDP, kemudian PPS mengusulkan kepada KPU Kabupaten Demak untuk ditetapkan.

Siti Ulfaati, Komisioner KPU Kabupaten Demak divisi SDM meyampaikan bahwa di Pilbup Demak 2020 jumlah TPS ada 2206 yang artinya untuk PPDP yang dibutuhkan adalah sejumlah TPS yang ada.

“Awalnya kirka TPS kita adalah 1600 dengan maksimal pemilih per TPS 800 orang, akan tetapi dengan adanya aturan bahwa maksimal pemilih per TPS 500 orang menjadikan TPS kita bertambah 602 sehingga total keseluruhan ada 2206 TPS”. Tegas Ulfa

Adapun persyaratan untuk menjadi PPDP sekarang ini berbeda dengan pemilihan yang lalu, karena posisinya pilkada serentak 2020 diadakan di masa pandemic Covid-19. Sedangkan dalam melakukan coklit PPDP akan dibekali dengan APD (Alat Pelindung Diri) seperti masker, face shield, sarung tangan dan hand sanitizer.

“Bagi warga Kabupaten Demak yang ingin menjadi PPDP harus berusia diantara 20 hingga maksimal 50 tahun selain itu harus sehat jiwa dan tidak memiliki  riwayat penyakit  degeratif/ bawaan seperti penyakit ginjal, diabetes, penyakit jantung, stroke, kanker atau gangguan pernapasan kronis”. Kata Ulfa

Ulfa menambahkan karena ini di masa Pandemik, semua personel PPDP sebelum melakukan tugas pencocokan dan penelitian akan dilakukan pemeriksaan rapid test. Bagi yang reaktif akan dilakukan penggantian personil. (NSN)

Comments
Loading...