Jaga Stabilitas Harga Sembako, Disperindag Bali Gelar Operasi Pasar

MENARAnews.com, Denpasar (Bali) – Guna menekan harga kebutuhan pokok, khususnya gula yang kian melambung di pasaran, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali dengan menggandeng Bulog Bali melakukan operasi di Pasar Agung Kota Denpasar, Jumat (24/4/2020).

Dalam operasi pasar tersebut, Disperindag Bali menggunakan skema penjualan berupa paket sembako untuk dijajakan ke masyarakat. Terdapat enam paket sembako yang disiapkan, yakni mulai dari paket A berisi beras 10 kg dan gula 3 kg dengan harga Rp 139.500; paket B beras 5 kg dan gula 2 kg senilai Rp 77.500; serta paket C dengan 1 liter minyak goreng dan gula 1 kg seharga Rp 25.000. Kemudian untuk paket D ada minyak goreng 2 liter dan gula 1 kg seharga Rp 36.500; paket E berupa beras merah 1 kg dan gula 1 kg senilai Rp 34.000 serta paket F berisi tepung 1 kg dan gula 1 kg dengan harga 20.500.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Industri Olahan Pangan dan Kemasan Disperindag Provinsi Bali, Ida Ayu Putu Kalpikawati memaparkan bahwa kegiatan operasi ini dilakukan dengan skema penjualan paket sembako dikarenakan mengingat saat ini stok gula sedang menjadi incaran para pembeli. Sehingga diharapkan dengan penjualan berupa paket, nantinya ketersediaan stok dapat terbagi rata di masyarakat.

“Kalau khusus gula tok, nanti gula itu cepat habis, yang lain endak dibeli. Yang jelas yang dibeli masyarakat lebih murah dari harga pasar,” jelasnya.

Kalpikawati mengatakan, mahalnya harga gula di pasaran bukan karena ketersediaannya kurang, tetapi karena para distributor mendapatkan harga yang juga cukup tinggi ketika membeli di pabrik.

Kondisi ini pun ditegaskanya, tidak hanya dialami di Bali saja, tetapi hampir terjadi di seluruh daerah lain di Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Disperindag pun turut melakukan survei ketersediaan stok dan juga harga bahan pangan pokok di pasar tersebut.

Kegiatan operasi ini, sambungnya, akan dilakukan secara berkelanjutan guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran.

“Nanti program (operasi pasar) itu akan berlanjut seterusnya, Senin mungkin di Pasar Badung,” ujar Kalpikawati. (DI)

Editor: N.Arditya

Comments
Loading...