Bank Indonesia Turunkan Suku Bunga, Upaya Jaga Pertumbuhan Ekonomi

MENARAnews.com, Denpasar (Bali) – Semakin merebaknya wabah Covid-19 tentu memberikan imbas pada setiap lini sektor kehidupan di masyarakat, terutama pada sektor perekonomian Indonesia. Guna mengembalikan serta memperkuat perekonomian, Bak Indonesia bersama OJK dan Pemerintah turunkan suku bunga dalam rangka menjaga pertumbuhan perekonomian di pusat maupun daerah.

“Bank Indonesia turunkan suku bunga dari 4,75 persen menjadi 4,50 persen,” ujar Trisno Nugroho Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali saat konferensi pers di Rumah Jabatan Gubernur Provinsi Bali, Kamis (19/3/2020).

Kebijakan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia Bali juga mendukung kebijakan yang dikeluarkan oleh OJK dalam POJK No. 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Covid-19. Salah satu kebijakan tersebut adalah restrukturisasi dengan peningkatan kualitas kredit atau pembiayaan menjadi lancar setelah direstrukturisasi.

Selain itu, Trisno Nugroho juga terus mendorong masyarakat untuk terus melakukan pembayaran non tunai dengan menggunakan QRIS. Ia juga menyebutkan Bank Indonesia akan menyediakan uang kartal yang cukup memadai seta mengkarantina selama 14 hari uang yang masuk ke Bank Indonesia sebelum di edarkan kembali ke masyarakat.

Sedangkan dari tempat yang sama Gubernur Bali, I Wayan Koster berharap dengan adanya kebijakan ini dapat mengurangi dampak negatif dari penyebaran covid-10 khususnya di sektor pariwisata yang memiliki pengaruh besar terhadap perekonomian Provinsi Bali.

“Pemerintah pusat, OJK dan BI telah mengeluarkan kebijakan yang sangat menolong dalam rangka mempertahankan perekonomian. Semoga situasi ini cepat berlalu dan bisa kita lewati dengan baik,” simpul Koster. (DI)

 

Editor: N. Arditya

Comments
Loading...