Bara Satu Nusantara Mulai Diestafetkan dari Sabang, Tarakan dan Jayapura

 

MENARAnews, Jayapura (Papua) Rangkaian kegiatan ‘torch relay’ Bara Satu Nusantara yang diprakarsai oleh Gerakan Satu Nusantara mulai diestafetkan secara bersamaan pada hari Minggu (2/2) ini dari tiga provinsi paling barat, timur dan utara Indonesia. Obor Bara Satu Nusantara terdiri dari 3 buah obor: Bara Satu Nusa, Bara Satu Bangsa dan Bara Satu Bahasa. Ketiga obor tersebut mulai diestafetkan secara bersamaan : Bara Satu Nusa diberangkatkan dari Kota Jayapura, Bara Satu Bangsa diberangkatkan dari kota Sabang dan Bara Satu Bahasa diberangkatkan dari Kota Tarakan. Selanjutnya ketiga obor tersebut akan mengelilingi keseluruhan 34 provinsi di Indonesia, dan dijadwalkan bertemu di Jakarta pada Agustus 2020, menjelang HUT Kemerdekaan RI yang ke-75.

Bara Satu Nusantara adalah sebuah kegiatan torch relay yang menjadi salah satu kegiatan dari rangkaian Gerakan Satu Nusantara. Ketua Umum Gerakan Satu Nusantara A. Renard Widarto menyampaikan bahwa Bara Satu Nusantara membawa misi dan pesan untuk mengajak generasi muda Indonesia di seluruh penjuru negeri kembali membarakan dan membangkitkan kembali semangat “Satu Nusantara”, yaitu semangat satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa.

“Bara Satu Nusantara merupakan sebuah kegiatan monumental, yang mengajak generasi muda Indonesia secara luas di seluruh wilayah tanah air, untuk kembali menyalakan api semangat ‘Satu Nusantara’. Semangat kebangsaan dan persatuan dalam keberagaman inilah yang secara konsisten berusaha digaungkan oleh Gerakan Satu Nusantara lewat beberapa rangkaian kegiatannya.” Ujar Renard.

Bara Satu Nusa mulai diestafetkan dari Jembatan Merah di Kota Jayapura untuk selanjutnya menuju Provinsi Papua Barat. Kegiatan di Jayapura tersebut diikuti oleh para generasi muda dari latar belakang yang beragam. Dandim 1701/Jayapura Kolonel Inf. Jerry Simatupang yang ditemui pada acara tersebut menilai rangkaian acara yang diselenggarakan oleh Gerakan Satu Nusantara adalah sebuah bentuk inisiatif yang baik bagi generasi muda Indonesia. “Penyelenggaraan Bara Satu Nusantara yang diprakarsai oleh Gerakan Satu Nusantara ini, merupakan sebuah inisiatif yang membangkitkan kembali rasa persatuan dan persaudaraaan di antara anak bangsa yang penuh dengan keberagaman ” kata Kolonel Inf. Jerry Simatupang.

Sedangkan Bara Satu Bangsa pada waktu yang sama, juga mulai diestafetkan dari ujung paling barat Indonesia, yaitu Titik Nol Kilometer di Kota Sabang Provinsi Aceh. Peserta dari berbagai kota di Provinsi Aceh turut hadir dalam pelepasan obor Satu Bangsa tersebut. Prof. Teuku Faisal Fathani, salah satu peserta yang hadir dalam acara tersebut, mendukung Gerakan Satu Nusantara untuk terus membarakan semangat kebhinekaan dan persatuan bagi generasi muda. “Gerakan Satu Nusantara membawa pesan kebangsaan yang penting bagi generasi muda, semangat Bhineka Tunggal Ika, walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu bangsa” ujar Prof Faisal.

Pelepasan Bara Satu Bahasa dilakukan di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara yang merupakan provinsi paling utara di Indonesia. Hafif Assaf, professional di bidang Industri Hulu Minyak dan Gas Bumi yang turut sebagai peserta kegiatan pelepasan Bara Satu Bahasa di Tarakan juga menilai Gerakan Satu Nusantara membawa misi dan narasi kebangsaan yang penting. “Gerakan Satu Nusantara ini menegaskan kembali pentingnya memahami Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan yang menunjukkan bahwa bangsa ini egaliter, mengayomi dan bersifat inklusif” kata Hafif.

Gerakan Satu Nusantara ini diinisiasi oleh Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara bersama dengan beberapa Ikatan Alumni SMA lainnya di berbagai daerah di Indonesia. Lewat kampanye #BedaSatukanKita, Gerakan ini berusaha memposisikan diri sebagai sebuah wadah yang inklusif yang dapat mengajak seluruh generasi muda dari berbagai macam latar belakang yang beragam untuk membangkitkan dan memperkuat semangat persatuan dan kebangsaan pada Generasi Muda Indonesia.

“Gerakan ini merupakan sebuah gerakan inklusif yang diinisiasi oleh Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-75 dan HUT SMA Taruna Nusantara ke-30 dengan mengajak Ikatan Alumni SMA lainnya, komunitas dan generasi muda secara luas di seluruh Indonesia, untuk menggelorakan dan memperkuat kembali semangat persatuan dan kebangsaan.” Ujar David Ratadhi, Ketua Umum Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara (IKASTARA). (Surya).

 

 

Comments
Loading...