Akan Diselenggarakan di Kota Denpasar, MTQ XXVIII Provinsi Bali Tonjolkan Kekompakan Toleransi Umat Beragama

MENARAnews.com, Denpasar (Bali) – Jelang pelaksanaan MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an) XXVIII Tingkat Provinsi Bali Tahun 2020 yang akan diselenggarakan di Kota Denpasar, Panitia MTQ Bali mulai menyusun dan mematangkan konsep pelaksanaan MTQ Provinsi Bali, di Denpasar, Selasa (18/2/2020).

Menonjolkan kerukunan umat dalam keberagaman yang ada di Pulau Dewata Bali, tema yang diangkat pada MTQ XXVIII Tingkat Provinsi Bali Tahun 2020 ini yaitu “Penguatan Moderasi Beragama melalui MTQ Menuju Umat Rukun Indonesia Maju”.

Ketua Panitia MTQ XXVIII Tingkat Provinsi Bali Tahun 2020, H. Ismoyo Sumarlan, didampingi oleh Sekretaris Panitia MTQ, H. Aminullah mengatakan bahwa persiapan MTQ tahun ini sedang berproses dan telah dilakukan pembagian serta pematangan oleh tiap-tiap seksi kepanitiaan.

Menurutnya, yang terpenting dalam pelaksanaan MTQ Provinsi Bali ini yaitu bagaimana mengimplementasikan dan merealisasikan tema kerukunan umat beragama di Indonesia, khususnya di Bali dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat, baik komponen umat muslim maupun umat beragama lainnya.

“Dan yang terpenting adalah kegiatan MTQ Provinsi Bali mengikutsertakan semua komponen muslim yang ada di Bali. Termasuk kita akan mengundang komunitas-komunitas agama lain. Sesuai dengan tema yang disampaikan, yaitu kita ingin memperlihatkan bagaimana kekompakan toleransi umat beragama di Bali,” ungkapnya.

Ismoyo juga menyebut indikator untuk kesuksesan acara MTQ tahun ini tidak hanya didasarkan pada kesuksesan jumlah peserta yang hadir dan berpartisipasi didalamnya, namun bagaimana acara MTQ Provinsi Bali ini dapat layak untuk ditampilkan ke tingkat nasional bahkan ditingkat internasional.

“Acara ini adalah milik kita semuanya, dan akan memperlihatkan pada dunia bahwa toleransi beragama di Bali sangat bagus,” ujarnya.

Terkait hal menonjol yang akan ditampilkan saat Dalam pembukaan MTQ XXVIII Tingkat Provinsi Bali Tahun 2020, lanjut Ismoyo, nantinya akan diberikan ruang bagi komunitas muslim bahkan komunitas agama lainnya untuk dapat berkolaborasi di atas satu panggung.

“Jadi waktu pembukaan nanti, kita akan mengundang komunitas-komunitas agama lain, dan kita akan kolaborasi, ada kolaborasi baleganjur dan shalawatan,” ucapnya.

Selain itu, juga ada acara kolosal yang memperlihatkan bagaimana kerukunan islam yang ada di Bali.

“Jadi acara kolosal nanti yang pakai peci ya pakai peci, yang pakai udeng ya pakai udeng, yang berhijab pakai hijab, yang pakai pakaian adat Bali ya pakai adat Bali. Itu yang akan kita explore, yang akan kita annouce ke Dunia bahwa “This is Bali”, begitu menjunjung toleransi,” simpulnya.

MTQ XXVIII Tingkat Provinsi Bali Tahun 2020 yang dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 17, 18 dan 19 April 2020 ini, nantinya direncanakan akan menggunakan Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar setelah audiensi dengan Gubernur Bali dilakukan. Perkiraan target kunjungan mencapai 3000 hingga 5000 orang, baik dari kalangan peserta maupun masyarakat umum. Terlebih nantinya pihak panitia juga akan membuka bazar yang diisi oleh UMKM masyarakat Bali.

“Nanti kita siapkan ada bazar untuk menguatkan ekonomi umat,” tutupnya. (DI)

 

Editor: N. Arditya

Comments
Loading...