SETDA DEMAK “HADIRKAN” MENTERI PAN RB DI GELAR BUDAYA KERJA

Menaranews-(Demak) Gelar Budaya Kerja kembali diselenggarakan 13 OPD Kab Demak.

Kegiatan ini menurut Kabag Organisasi Setda Kabupaten Demak, Tri Edy Utomo bertujuan meningkatkan budaya kerja di masing-masing OPD di Kabupaten Demak.

“Gelar budaya kerja ini sudah kita laksanakan di tahun ke tujuh dan hari ini dihadiri oleh delapan tamu dari kabupaten tetangga,” jelasnya di Pendopo Kabupaten Demak

Ia menjelaskan dalam tahapannya gelar budaya kerja ini melalui berbagai tahapan, seperti halnya penilaian mandiri oleh masing-masing OPD.

Setelah itu, lanjutnya, panitia melakukan verifikasi data dukung dan melakukan kunjungan lapangan.

“Kunjungan lapangan tersebut untuk melakukan pengecekan administrasi dan verifikasi,” jelasnya.

Ia menambahkan panitia mengunjungi 25 OPD dan menyaringnya menjadi 13 yang hari ini menunjukkan yel-yel, teatrikal, dan presentasi dalam menonjolkan keunggulan OPDnya.

Lanjutnya, masing-masing OPD tersebut dinilai oleh juri yang sudah ekspert dalam bidangnya, diantaranya BPKP, Balai Diklat, Biro Organisasi Pemprov Jateng, PPSDM Pemprov Jateng, dan lainnya.

13 OPD tersebut diantaranya, Puskesmas Wedung 2, Dinakerin, BKPP, Dinpm PTSP, Kecamatan Bonang, Puskesmas Karangawen 1, Kecamatan Karanganyar, Dinperpusar, Setda, Dinas Kesehatan, Puskesmas Bonang 2, Kecamatan Demak, dan Dinkominfo. (Tribunjateng/Moch Saifudin)

Hal menarik disampaikan oleh Setda Kab Demak, dimana baik para juri dan panitia terutama hadirin dikejutkan dengan pengumuman oleh Kabag Humas Pemkab Demak, yang menyatakan bahwa mentri PAN dan Panglima TNI datang ke Demak.

Tentu saja semula yang sedang menikmati pertunjukan langsung berbegas dan bingung menempatkan diti, terutama dengan suara sirine yang meraung-raung dari kejauhan.

Ini merupakan bagian dari teraterikal Setda Kab Demak, dimana untuk menunjukkan bahwa Setda Demak adalah OPD yang harus ditutuntup cepat tanggap dan bereaksi cepat dan benar dalam menghadapi dinamika di dunia kerja. (NSN)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!