Polisi Jaga Rumah Kontrakan Pelaku Penyerang Wiranto

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Polres Pandeglang telah melakukan pelepasan bantuan pengamanan Bantuan Kendali Operasi (BKO) Satuan Sabhara Polda Banten yang diperbantukan di Kecamatan Menes pascainsiden penyerangan Menko Polhukam Wiranto. 
Meski bantuan Polda Banten telah dipulangkan, Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono menegaskan bahwa pengamanan polisi di rumah kontrakan pelaku penyerang Menko Polhukam Wiranto tetap dilakukan hingga situasi dipastikan kondusif.

“Sampai situasi betul-betul kondusif karena barang-barang disitu (kontrakan, pen) masih kami dalami terus, kami juga meminta keterangan-keterangan dari tetangga,” ujarnya saat ditemui di Polsek Menes, (12/10/2019).

Kapolres menuturkan, jumlah personel yang disiagakan di wilayah Kecamatan Menes sebanyak 100 orang yang terdiri dari personel Polres Pandeglang dan Polsek Menes.
“Jumlah personel yang disiagakan saat ini sebanyak 100 orang dari Polres Pandeglang dan jajaran Polsek Menes,” imbuhnya.
Pascainsiden penyerangan Menko Polhukam, Kepolisian dan Pemerintah Daerah dan TNI sepakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap rumah-rumah kontrakan dan kos-kosan yang berasal dari luar Pandeglang.
“Kami sudah berkoordinasi dengan ibu bupati, rencananya ibu bupati akan mengumpulkan para camat untuk melakukan bersama-sama melalukan pengecekan yang digunakan warga diluar Pandeglang dan begitu juga sebaliknya,” tuturnya. 
Sementara itu, salah satu tetangga pelaku atas nama Nana mengatakan, para pelaku mengaku tidak begitu dekat dengan pelaku. Interaksi antara dirinya dan pelaku didominasi transaksi jual beli pulsa mengingat profesi pelaku sebagai pedagang pulsa.
“Pelaku tinggal disini sudah 8 bulan, namun istrinya baru 2 bulan tinggal disini, awalnya pelaku hanya berdua dengan anaknya tinggal disini,” katanya.
Ia menjelaskan, pelaku tidak terlalu banyak berinteraksi dengan tetangga dan terkesan tertutup. Pelaku hanya keluar dari rumah untuk buang sampah ataupun membeli kebutuhan sehari hari.
“Saya tidak tahu pekerjaan tersangka karna tersangka jarang keluar rumah dan bersosialisai dengan lingkungan,” pungkasnya. (IN)
Comments
Loading...
error: Content is protected !!