Helikopter Bawa Bahan Makanan Ditembak Kelompok Separatis Bersenjata

MENARAnews, Jayapura (Papua) – Helikopter dengan registrasi PK-IWD milik PT. Intan Angkasa Air Service di tembak oleh Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) di Kampung Mayuberi, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Rabu (16/10/2019).

 

Insiden tersebut terjadi saat Helikopter PK-IWD yang diterbangkan oleh Pilot Dan Cristian Muntenau take off dari PT.MTT (Material Tunggal Teknik), Jalan Ilaga-Gome, Distrik Ilaga yang membawa bahan makanan untuk didistribusikan ke tempat pembangunan Tower Jaringan BTS B6 Telkomsel serta masyarakat yang berada diarea Distrik Ilaga Utara.

Setalah sampai, Helikopter tersebut langsung menurunkan bahan makanan yang telah diangkut dan akan bergerak kembali ke PT.MTT (Material Tunggal Teknik), Jalan Ilaga-Gome, Distrik Ilaga dengan membawa seorang penumpang bernama Agung Dedi Hidayat

Dalam perjalanan ke PT.MTT disekitar area udara Kampung Mayubery, Distrik Ilaga Utara, helikopter ditembaki oleh Kelompok Separatis Bersenjata yang diduga Kelompok Lekagak Telenggeng sebanyak 3 kali tembakan mengenai pintu bawah kiri yang menembus kaca depan namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Setelah insiden penembakan yang mengakibatkan lubang di helikopter tersebut, Pilot Dan Cristian Munteanu dan Agung Dedi Hidayat langsung menuju ke Koramil Ilaga untuk melaporkan kejadian tersebut. Selanjutnya bersama anggota Koramil Ilaga, Pilot mendatangi Mapolsek Ilaga guna memberikan keterangan tentang insiden penembakan.

Keterangan dari pilot pada saat di Mapolsek Ilaga bahwa heli yang mereka bawa diserang dengan 3 kali  tembakan ketika pesawat Hely berada di Ketinggian  8.500 feet / 2590 meter dpl  (290 meter dari permukaan tanah). Adapun perkiraan Jarak dari TKP dengan PT. MTT : 5 NM atau 9,26 Km.

Setelah selesai memberikan keterangan, Pilot  berangkat menuju bandara Moses Kilangin Timika, Kab. Mimika dengan menggunakan helikopter yang sama karena dianggap masih laik terbang. . Sampai dengan berita ini dirilis situasi di Wilayah Ilaga, Kab. Puncak masih dalam keadaan aman terkendali. “Kita akan berkordinasi dengan pihak Polda untuk mengidentifikasi dan mencari pelaku penembakan Hely tersebut,” terang Kapendam Cendrawasih. (Surya).

Comments
Loading...
error: Content is protected !!