Sudah Saatnya BUMDes Untuk Pemberdayaan Ekonomi

Menaranews-(Demak) Hal itu diungkapkan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, pada acara spesial dialog Sinergi Membangun Bangsa Pembangunan Ekonomi Desa Mandiri yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Demak, Kamis (8/8).

Menurut Menteri Desa PDTT, Dana Desa tidak boleh hanya digunakan untuk membangun infrastruktur karena akan menjadikan desa sulit berkembang.

Untuk itu pihaknya akan terus mengawal penggunaan DD, karena desa sangat perlu bimbingan serta menghimbau kepada Pemkab Demak agar terus memantau penggunaan Dana Desa.

“Dana Desa jangan digunakan untuk infrastruktur terus. Tetapi gunakan untuk membantu BUMDes, karena melalui BUMDes, Dana Desa bisa dimanfaatkan untuk pemberdayaan ekonomi, sehingga bisa menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat desa yang pada akhirnya dapat digunakan untuk membangun infrastruktur,” himbaunya.

Ia berharap, Kabupaten Demak mempunyai Perbup terkait Dana Desa agar dimanfaatkan untuk pengembangan BUMDes.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Demak HM. Natsir menyatakan bahwa pihaknya sudah membuat Perbup untuk pengalokasian Dana Desa.

“Saat ini pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Demak sudah mencapai 96 persen. Selanjutnya akan diprioritaskan untuk pemberdayaan masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM),” terang Bupati.

Untuk program desa mandiri, lanjut Natsir, memang perlu terus dipacu dan bantuan dari Kementerian akan dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Sementara Sekjen Forum BUMDes Indonesia, Rudi Suryanto menyampaikan, untuk membangun kemandirian desa harus dengan 4 hal utama.

“Swakarsa, swadaya, swasembada serta kemandirian sosial dan kepedulian lingkungan, sehingga jangan sampai kita mengejar ekonomi tapi mencemari lingkungan,”pungkas Sekjen FBUMdes (NSN)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!