Dinas Pertanian Klaim “Jamin” Kualitas Daging

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Dinas Pertanian Pandeglang klaim rutin melakukan monitoring kesejumlah pasar untuk memantau pergerakan harga dan peredaran daging dengan kualitas baik dan sehat.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang, Budi Januardi mengungkapkan, sebelum puasa monitoring itu sudah sering dilakukan dan akan lebih diintensifkan menjelang lebaran Idul Fitri mendatang.

“Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi peredaran daging yang mengandung zat berbahaya atau tidak laik konsumsi. Hewan-hewan yang diperjualbelikan juga masuk radar Dinas Pertanian untuk dilakukan tes kesehatan,” ucapnya, Rabu (8/5/2019).

Sejauh ini, lanjut Budi, pihaknya belum menemukan pedagang yang menjual daging di luar ketentuan. Harga yang dijual pun masih dalam kategori normal, yakni dihargai Rp120 ribu per kg.

“Dan alhamdulillah tidak ada yang terindikasi mengandung zat berbahaya atau tidak laik konsumsi,” sambungnya.

Kendati demikian, dia meyakini harga daging akan semakin melambung menjelang detik-detik lebaran Idul Fitri. Oleh karena itu Dinas Pertanian sudah berkoordinasi dengan Bulog untuk menggelar pasar murah pertengahan bulan ini.

“Kami akan gelar pasar murah bersama bulog tanggal 21 Mei mendatang. Itu salah satu upaya dari pemerintah untuk menekan harga daging yang diprediksi akan terus tinggi,” tutupnya. (IN)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!