Jelang Masa Tenang, Bawaslu: Jangan Lalai dan Tingkatkan Kewaspadaan

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pandeglang meminta kepada semua pihak untuk tidak lalai atau meningkatkan kewaspadaan menghadapi masa tenang karena dikhawatirkan terdapat politik uang atau kegiatan lain yang melanggar aturan.

Demikian dikatakan Ketua Bawaslu Pandeglang Ade Mulyadi saat diwawancarai oleh sejumlah awak media.

Ia menambahkan, pihaknya berharap agar masa tenang nanti, semua pihak saling menjaga kondusifitas agar Pemilu berjalan lancar.

“Ini kan dalam rangka menciptakan kondisi yang aman, tertib, dan damai,” imbuhnya.

Mengantisipasi terjadinya pelanggaran di masa pemilu, Bawaslu Pandeglang membentuk tim patroli anti politik uang yang terdiri dari 30 personel gabungan Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan.

“Kami bentuk Tim Patroli sebanyak 30 orang. Kita akan keliling kesemua kecamatan dari tanggal 14-16 April, atau selama masa tenang. Terdiri atas Bawaslu, Kepolisian, dan kejaksaan karena tergabung dalam Gakumdu. Ini bagian daripada pencegahan biar tidak ada pelanggaran-pelanggaran menjelang pemungutan suara,” katanya.

Ketika Tim Patroli menemukan adanya pelanggaran dari simpatisan maupun peserta Pemilu, lanjut Ade, maka akan langsung diproses sesuai bentuk pelanggaran yang dilakukan.

“Kami tidak ragu untuk membawa pelanggaran saat masa tenang ke ranah pidana bila memiliki unsur yang kuat. Dan itu bisa masuk ke ranah hukum,” tegasnya.

Sanksi yang nanti diberikan pada pelanggar akan disesuaikan dengan jenis pelanggarannya dan tidak menutup kemungkinan dibawa ke ranah hukum jika pelanggaran terkait dengan pidana.

“Ini dalam rangka pencegahan, karena ada kekhawatiran bahwa masa tenang dimanfaatkan jadi tidak tenang,” tutupnya. (IN)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!