Pemkab Pegunungan Bintang Seleksi 15 OPD

MENARAnews, Jayapura (Papua)- Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pegunungan Bintang Provinsi Papua akan melakukan seleksi Jabatan untuk di tempatkan di 15 dinas yang ada di Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang.

“Ada 15 dinas yang akan di seleksi diantaranya, Dinas Pendidikan, BPBD, Bapeda, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, BPMK, Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perhubungan,” kata Stevanus Mambiew Kepala BKD – PSDM Kabupaten Pegunungan Bintang di Jayapura, Minggu (10/2/2019).

Dikatakan, Seleksi ini akan di laksanakan di Kabupaten Pegunungan Bintang dan terbuka untuk umum. Namum di prioritaskan untuk orang asli papua (OAP) Dan nantinya tim seleksi akan mendatangkan dari pihak akademisi Universitas Cenderawasih.

“Seleksi ini dilakukan setelah saya balik dari Komisi ASN. Sekitar bulan April mendatang, sebelum Pilpres dan tidak ada KKN,katanya.

Dijelaskan, Seleksi ini mengacu pada Undang-undang ASN nomor 5 Tahun 2014 tentang evaluasi ASN dan Peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2017 tentang Managemen ASN.

“terkait hal ini kita sudah meminta rekomendasi dari Komisi ASN. Ada beberapa profesor dari Universitas Cenderawasih yang menjadi tim asesor (seleksi, red), sebetulnya ada beberapa yang meminta untuk jadi asesor, namun kita sudah lebih dulu kerjasama dengan Uncen, “jelasnya.

Sementara itu, Sekda Pegunungan Bintang Bartholomeus J. Paragaye mengatakan, beberapa jabatan itu akan dilakukan seleksi ulang kebetulan ada yang lagi kosong terus ada yang kinerjanya berdasarkan penilaian itu tidak memuaskan itu semua dilakukan seleksi.

untuk melakukan seleksi ini bupatih sudah perintahkan kepala sekretaris daerah kordinasi dengan BKD agar segera siapkan panitia untuk mengambil langkah- langkah yang menentukan panitia melakukan seleksi itu.

“Muda- mudahan dalam bulan ini kita akan lakukan seleksi sehingga tidak terlalu lama,”katanya.

Dijelaskan, ada beberapa penilaian utama itu ada visi – misi Bupati dengan 10 program lampu yang titik beratnya adalah pelaksanaan program Koteka. Program Koteka itu artinya dijelaskan bahwa pengembangan kopi, ternak dan kakao. itu menjadi fokus yang selama ini pak Bupati galahkan tapi itu juga menjadi bahan pertimbangan tim bagaimana semua jabatan ini bisa dinilai.

“ada syaratnya presentasenya yaitu kepangkatan, disiplin, semua ini akan menentukan siapa – siapa yang layak mengikuti seleksi ini,” jelasnya. (Surya)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!