Kawal Pelaksanaan Demokrasi, Mantan Komisioner di Bali Deklarasikan KoDe Bali

MENARAnews.com, Denpasar(Bali) – Dikemas dengan santai di Apple Point, Jalan Ahmad Yani Utara, Denpasar, acara Deklarasi Komite Demokrasi (KoDe) Bali oleh mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali berlangsung hangat.

Mantan Komisioner  non-partisan tersebut diantaranya I Wayan Jondra dan Kadek Wirati yang merupakan mantan Komisioner KPU Bali, kemudian Made Kariada yang merupakan mantan Ketua KPU Kabupaten Klungkung dan Gede Suardana yang merupakan mantan Ketua KPU Kabupaten Buleleng. Keanggotaan KoDe Bali ini akan bertambah jika masih ada para mantan penyelenggara non-partisan yang ingin bergabung.

Ketua KoDe Bali mengungkapkan bahwa rencana awal pendeklarasian KoDe Bali yaitu pada akhir tahun 2018. “Awalnya kita rencanakan deklarasinya akhir tahun 2018. Namun harus menunggu yang ditunjuk sebagai sekretaris untuk pensiun dulu dari tugasnya sebagai Komisioner, sehingga harus mundur,” ujar Gede Suardana, Jumat ( 8/2/2019).

Pendirian KoDe Bali merupakan bentuk komitmen para mantan penyelenggara untuk tetap mengawal pelaksanaan demokrasi di Bali. Termasuk keinginan untuk tetap memberikan sumbangsih  bagi pengembangan demokrasi di Pulau dewata.

“Kami ingin memberikan sumbangsih dan mampu memberikan kajian, termasuk mengkritik pelaksanaan pemilu. Karena kami sekarang ada di luar sehingga bisa melihat atau meneropong permasalahan secara lebih luas, obyektif, dan independen,” tambahnya.

Suardana berharap pemikiran KoDe Bali dapat memberikan jalan bagi penyelesaian permasalahan yang muncul. “Mudah – mudahan keberadaan kami nanti bisa menjadi partner bagi teman – teman semua, pertama bisa memberikan kajian dalam pengambilan kebijkan ditengah polemik yang ada dan juga memberikan kritik terkait proses pelaksanaan yang tidak sesuai regulasi,” pungkasnya. (DA)

 

Editor : N. Arditya

Comments
Loading...
error: Content is protected !!