FSPMI Lampung Kecam PHK Sepihak

MENARAnews, Bandar Lampung – Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Lampung menggelar aksi solidaritas di PT Eight Internasional di Bandar lampung, sebagai bentuk dukungan terhadap pekerja di sana yang diberhentikan.

“Aksi solidaritas ini kami lakukan untuk memperjuangkan nasib kawan kami yang di berhentikan secara sepihak,” kata Taat Badarudin Selaku Konsulat Cabang FSPMI Lampung, di Bandar lampung, Rabu.

Ia mengatakan bahwa koorporasi telah melanggar Pasal 28 Junto 43 UU No. 21 tahun 2000 terkait pemutusan kerja secara sepihak tanpa adanya koordinasi ataupun musyawarah kepada Pimpinan Unit Kerja (PUK).

Menurutnya, aksi solidaritas ini tidak hanya untuk memperjuangkan nasib buruh yang menjadi anggota FSPMI saja, namun juga untuk keseluruhan buruh yang berada di Lampung khususnya dan Indonesia pada umumnya, agar buruh – buruh mendapatkan kelayakan hidup.

Selain itu PT Eigth Internasional juga tidak membayar para buruh ataupun operator sesuai UMK meski mereka telah bekerja selama tahunan.

“Yang diputus sebanyak tujuh orang dengan alasan yang tidak masuk akal,” katanya.

Ia menjelaskan PT Eight Internasional sendiri memproduksi tali yang dipergunakan untuk galangan kapal, dan pihak PT memberhentikan mereka dengan alasan hasil dari pekerjaan mereka kurang bagus.

“Bagus tidaknya hasil akhir tergantung dari bahan bakunya, apabila bahan bakunya bagus hasilnya pun akan bagus begitupun sebaliknya, jadi PHK ketujuh pekerja buruh ini tidak masuk akal,” kata Taat.

Dia berharap pihak PT Eigth mempertimbangkan kembali keputusannya agar memperkerjakan ketujuh pekerja buruh tersebut dan memberikan kejelasan atas nasib mereka serta memberikan gaji sesuai UMK ataupun UMP kepada buruh yang berada di PT tersebut.

Aksi solidaritas ini juga bertepatan dengan hari ulang tahun ke-20 FSPMI, dalam gelaran aksi tersebut terdapat ratusan massa yang tergabung dalam federasi serikat buruh ini. (AB)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!