Dinilai Cari Panggung dan Genit, Bawaslu Tak “Gentar”

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pandeglang menanggapi santai pernyataan Bupati Pandeglang, Irna Narulita yang seolah menyerang Bawasalu.

Bupati sempat menuding Bawaslu sedang cari panggung menyusul pemanggilan sejumlah anak buahnya terkait dugaan pelanggaran Pemilu. Bahkan Bupati Irna menyentil Bawaslu dan mengecapnya genit.

Akan tetapi Bawaslu malah cuek dengan pernyataan tersebut. Bawaslu mengaku tidak akan terpengaruh dengan semua intervensi yang dilakukan pihak eksternal.

Lagipula Bawaslu meyakini langkah pemanggilan terhadao sejumlah pejabat setingkat camat hingga Kepala Dinas, sudah sesuai ketentuan.

“Ya, enggak apa-apa, mau Bupati mau siapa yang mengatakan Bawaslu gimana, terserah. Kita menjalani memintai klarifikasi sesuai ketentuan,” kata Ketua Bawaslu Pandeglang, Ade Mulyadi, (15/2/2019).

Ade menuturkan, pihaknya lebih memilih fokus menangani dugaan pelanggaran Pemilu yang melibatkan beberapa Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang, ketimbang harus mempersoalkan hal tersebut.

“Bupati ngomong gitu ya, kami enggak berpengaruh, jalan aja sesuai mekanisme yang berlaku,” tegasnya.

Menyinggung perkataan bupati yang menyebut bahwa pemanggilan pejabat di Pandeglang harus seizinnya, Ade anggap sebagai angin lalu. Sebab, tidak ada satu pun pasal dalam aturan Pemilu yang menyebutkan hal dimaksud.

“”Bahwa dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan Peraturan Bawaslu yang kami pakai tidak ada satu pasalpun yang mengahruskan mengundang klarifikasi terdahap ASN harus izin terlebih dulu ke Bupati Pandeglang,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Irna sempat kesal dengan sikap Bawaslu yang memanggil beberapa camat dan pejabat lainnya, tanpa pemberitahuan terlebih dulu. Padahal saat bersamaan, Pemkab sedang disibukan dengan agenda Musrenbang.

“Jadi saya sampaikan Bawaslu jangan genit, jangan mau tampil, jangan mau cari nama. Kalau memang ada kesalahan, sebutkan kesalahannya apa. Kan klarfikasi, klarifikasi apa?” kata Irna usai menghadiri kegiatan Musrenbang di Kecamatan Labuan, Rabu (13/2/2019).

Mencuatnya kasus saling serang ini bermula saat Bawaslu menemukan dan menerima laporan adanya dugaan keberpihakan ASN Pandeglang terhadap salah seorang Caleg DPR RI, yang tak lain adalah suami Irna Narulita, Dimyati Natakusumah.

Dalam perjalanannya, Bawaslu sudah memanggil sejumlah camat, Kepala Dindikbud, Ketua PGRI, dan Ketua Forum Koorwil Dindikbud untuk dimintai keterangan. Kasus ini masih terus didalami oleh Bawaslu. (IN)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!