BPN Serahkan Sejumlah Aset Pemkab Demak

Menaranews, Demak – Bupati Demak HM. Natsir menerima sebanyak 22 aset Pemerintah Kabupaten berupa sertifikat tanah jalan desa/Kelurahan, 1 sertifikat tanah TPA Berahan Kulon Kecamatan Wedung dan 1 sertifikat tanah MAN Demak dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Demak, Selasa (8/1).

Penyerahan tersebut berlangsung saat kegiatan sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Pendopo Kabupaten Demak, Selasa (8/1).

Bupati mengaku sangat aprsiatif dengan adanya sosialisasi tersebut, karena masyarakat dapat mengetahui kondisi bidang tanahnya dengan benar. Terlebih, sebagian besar masyarakat Demak belum mensertifikatkan tanahnya dengan alasan biaya mahal sehingga terkadang melahirkan masalah yang berujung konflik hukum.

Termasuk tumpang tindih kepemilikan surat tanah di masyarakat. “Dengan adanya PTSL ini, diharapkan dapat meminimalisir terjadinya perselisihan atau sengketa tanah, ungkap Natsir.

Sementara Kepala BPN Kabupaten Demak Murdho, A.Ptnh, MM mengatakan, Kabupaten Demak dengan luas wilayah 89.743 hektar dan terdiri dari 600 ribu bidang, yang sudah terpetakan atau terdaftar baru 186.720 bidang. Oleh sebab itu, lanjut Murdho, dengan kegiatan tersebut diharapkan bisa mempercepat penyelesaian pembuatan peta lengkap wilayah Kabupaten Demak yang pada akhirnya bisa digunakan Pemkab untuk menentukan orientasi arah kebijakan pembangunan, memperlancar dan mempermudah pengelolaan PBB, serta menentukan peta kerja dalam rangka percepatan pendaftaran hak atas tanah.

“Karena peta lengkap Kabupaten Demak yang multiguna, maka percepatan penyelesaiannya akan sangat efektif apabila dikerjakan oleh masing-masing desa/kelurahan dengan pembiayaan dibebankan kepada desa yang bersangkutan, melalui Alokasi Dana Desa (ADD) atau pemanfaatan sebagian kecil BPHTP Kabupaten Demak,” terang Murdho.
Selanjutnya,

Murdho menuturkan, target PTSL 2019 sejumlah 70 ribu bidang tanah di Demak segera bersertifikat. “Dengan target sebesar itu maka perlu adanya partisipasi dari instansi terkait seperti BPKPAD, Dukcapil, Babinsa, dan masyarakat seperti Karang Taruna,” harapnya.

Murdho juga menjelaskan, PTSL adalah kegiatan pendaftaran tanah untuk pertama kali yang dilakukan secara serentak bagi semua objek pendaftaran tanah di seluruh wilayah RI dalam satu wilayah desa/kelurahan yang meliputi pengumpulan data fisik dan data yuridis mengenai satu atau beberapa objek pendaftaran tanah untuk keperluan pendaftarannya.

Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Bidang Hubungan Hukum Pertanahan Kanwil BPN Provinsi Jateng, Forkopimda, camat se-Kabupaten Demak, serta Kepala Desa se-Kabupaten Demak. (NSN)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!