Pemkab Pandeglang Tetapkan Status Transisi Pemulihan

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Pemerintah Kabupaten Pandeglang melakukan peninjauan logistik di sejumlah gudang logistik bantuan korban tsunami Selat Sunda wilayah Kab. Pandeglang. Adapun gudang yang ditinjau yaitu gudang ogistik di Cikoneng, Kec. Kaduhejo, gudang logistik di Terminal Labuan dan PKPRI Labuan, Kec. Labuan.

Usai melakukan peninjuan, Bupati Pandeglang Irna Narulita menyampaikan keterangan persnya. Ia menegaskan bahwa pihaknya menetapkan masa status transisi darurat ke pemulihan selama 3 bulan. Hal itu dikarenakan dalam waktu 3 bulan, pemerintah akan memenuhi kebutuhan pemilik ribuan rumah yang rusak berat dan rusak sedang serta ratusan pemilik rumah yang rusak ringan. Selain itu, pertimbangan lain yaitu prediksi intensitas hujan yang tinggi sampai dengan Februari hingga Maret 2019.

“Ini masih panjang, perjalanan kita masih panjang, kami menetapkan masa status transisi darurat ke pemulihan, disitu ditetapkan 3 bulan. Jadi kebutuhan kita untuk membantu para pengungsi atau adanya intensitas hujan yang lebat sampai dengan bulan Februari-Maret 2019. Kebutuhan 1.071 rumah yang rusak berat dan rusak sedang harus dipenuhi selama 3 bulan. Dan mereka sedang dibuatkan Hunian Sementara (Huntara). Sementara ada 459 rumah rusak ringan harus dipenuhi kebutuhannya,” jelasnya, (5/1).

Lebih lanjut Irna menegaskan, stok logistik yang ada di sejumlah gudang, digunakan sesuai dengan kebutuhan dari pihak kecamatan. Jika tidak ada kebutuhan kecamatan yang harus dipenuhi, maka logistik yang ada ditahan sementara karena masa pascabencana masih panjang.

“Khawatir ada korban-korban yang harus kita bantu, jadi stok ini digunakan seperlunya kebutuhan dari kecamatan. Jika tidak ada kebutuhan kecamatan yang harus dipenuhi, maka logistik yang ada ditahan sementara karena masa pascabencana masih panjang,”

Ditambahkan Irna, jika masih ada korban yang harus dipenuhi kebutuhannya, ia mengklaim Pemprov Banten siap memenuhi kebutuhan tersebut.

“Pemprov siap, banyak juga dari yayasan, dari donatur, relawan yang memperhatikan kita. Mudah-mudahan kita kuat,” (IN)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!