Masyarakat Terdampak Tsunami Harus Siap Direlokasi

MENARAnews.com, Pandeglang (Banten) – Para korban tsunami Selat Sunda di Kabupaten Pandeglang akan direlokasi ke wilayah yang jauh dari bibir pantai atau lokasi yang lebih aman dari ancaman bencana, guna meminimalisir dampak dari bencana baik tsunami maupun bencana lainnya.

 

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, masyarakat korban bencana tsunami selat sunda yang akan direlokasi diminta tidak perlu khawatir terkait mata pencaharian di tempat baru, karena pemerintah juga akan membangun fasilitas umum dan fasilitas sosial yang mendorong tumbuhnya pasar atau warung-warung kecil.

“Pasti yang namanya pasar akan tumbuh karena pemerintah memikirkan fasilitas umum dan fasilitas sosialnya. Pasar-pasar akan tumbuh, warung-warung kecil pasti akan tumbuh karena setiap ada orang banyak, pasar akan tumbuh dengan sendirinya,” ungkapnya.

Selain itu, Irna memastikan pemerintah kabupatan, pemerintah provinsi serta pemerintah pusat melalui Kementerian Perindustrian dan Kementertian Koperasi dan UKM, akan membantu tumbuhnya pasar di tempat yang baru.

“Dibantu dengan Kementerian UKM, Kementerian Perindustrian dan dari Pemprov dan Pemkab,” tuturnya.

“APBD 2019 sudah ditutup, APBD 2020 akan dibahas pada pertengahan tahun agar tumbuh pasar sehat, sambung Irna.

Irna meminta masyarakat koperatif untuk mengikuti kebijakan relokasi masyarakat karena hal itu dilakukan untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa, agar tidak lagi berada di zona merah rawan bencana.

“Itu untuk menyelamatkan anak cucu, masa tidak mau keluar dari zona merah? Anak cucu harus berada di tempat-tempat yang dilindungi oleh negara.

Pemkab akan terus mengimbau masyarakat untuk mau direlokasi dengan melakukan pendekatan kultural melalui pelibatan tokoh masyarakat, MUI, Camat, RT, RW.

“Masyarakat harus nurut. Masyarakat boleh beraktivitas di Pantai tapi tinggal disana tidak bisa. Pelan-pelan. Ini jangka menengah, jangka panjang. Kita lakukan pendekatan kultural dengan tokoh-tokoh masyarakat, dengan MUI, Camat, RT, RW,” jelasnya. (IN)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!