500 POHON DITANAM UNTUM PENGUAT TANGGUL SIDOREJO

MENARANews – (Demak) Bumi ini bukan warisan dari nenek moyang kita, tapi merupakan pinjaman dari anak cucu kita. Demikian kiranya sebuah ungkapan yang menghimbau agar manusia yang berada di bumi ini sadar untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Untuk itulah berbagai upaya dilakukan oleh berbagai pihak untuk menjaga bumi ini, tidak terkecuali Pemerintah Kabupaten Demak yang dipimpin oleh Bupati Demak HM.Natsir, yang menanam 500 pohon ayoman di sepanjang jalan Sidorejo – Brambang – Tumpi Candisari, Jumat (18/1).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dalam rangka Hari Bhakti PU yang ke -73.

Pohon yang ditanam meliputi trembesi sebanyak 100 pohon, tabebuya rosea sebanyak 200, ketapang sebanyak 100, mimba sebanyak 50 dan bangkongan 50 pohon.

Pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam acara penanaman pohon ini.

“Tanaman ini tanaman penghijauan sekaligus untuk penguatan tanggul yang baru supaya tanggul, jalan dan jembatan yang kita buat betul-betul bisa dimanfaatkan dan teduh sehingga siapapun akan senang lewat jalur ini,” ungkap HM.Natsir.

Ia menjelaskan jalur ini merupakan jalur alternatif dari Semarang menuju Kabupaten Grobogan.

“Jembatan ini merupakan penghubung dari Desa Brambang Desa sidorejo dan nyambung ke Desa Tegowanu. Maka jalan ini kita tanami lewat berbagai jalur dan sumbangan dari PT. Djarum Foundation,”katanya.

Bupati berharap masyarakat ikut serta merawat dan memberikan penghijauan yang lain.

“Jangan sampai hari ini kita tanam tapi dibiarkan begitu saja tanpa ada perawatan,”pesannya.

Bupati juga berpesan kepada Kepala Desa beserta perangkatnya untuk turut mengawasi perawatan tanaman tersebut.

“Jangan sampai ada yang menanam tanaman yang bisa merusak tanggul. Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi seluruh masyarakat dan generasi selanjutnya,”pungkasnya. (NSN)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!