Satgas Pamtas Yonif Para Raider 328/DGH Berhasil Mengamankan 143 Kg Vanili Ilegal

 

MENARAnews, Jayapura (Papua) – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif Para Raider 328/Dirgahayu (DGH) berhasil mengamankan 143 kg Vanili Ilegal. Senin (3/12/2018).

Komandan Satgas Yonif Para Raider 328/ DGH Mayor Inf Erwis Iswari, S.Sos.M. TR (HAN) mengatakan bahwa, berawal dari informasi yang di dapat dari masyarakat, satuan intelijen satgas pamtas Yonif PARA RAIDER 328/DGH langsung mendalami info tersebut untuk diselidiki.

Penyeledikan yang dilakukan oleh pasi intel satgas Yonif PARA RAIDER 328/DGH, Kapten Inf Bagus Wahyu tersebut membuahkan hasil. Sebanyak 143 kg vanili ilegal yang dibawa melalui 4 kendaraan berhasil di amankan.

Setelah mendalami informasi tersebut, personel satgas dibawah pimpinan serda bakti langsung melakukan sweeping.

Kemudian sekitar Pukul 12.20 WIT muncul 4 kendaraan yang mengarah dar pos PLBN menuju Abepura yang masing-masing dibawa oleh S (35) warga koya timur, A(32), H(30) dan I (30) warga poros kota timur dihentikan oleh provost satgas.

Setelah di lakukan pengecekan di temukan 143 kg vanili tidak dilengkapi dengan dokumen.

“Kami amankan 4 orang dengan barang bukti 143 kg vanili yang tidak ada dokumen nya juga 4 kendaraan jenis sedan dan minibus,disalah satu kendaraan kami temukan vanili tersebut di sembunyikan dibawah bagasi” kata pasi intel yang di dampingi perwira hukum, Kapten Chk Ghesa Khiastra,S.H

Dikatakan, kondisi ini memang sudah kerap terjadi dikawasan tapal batas Indonesia. Dimana skouw menjadi gerbang utama ekspor-impor antara indonesia dengan Papua Nugini. Dan pasti ada saja orang-orang yang berupaya untuk menyelundupkan barang ilegal. Dengan harga perkilonya mencapai Rp 4 juta rupiah dan ada 143 kg yang diselundupkan, maka nilainya sekitar 500-600 juta rupiah

Komanda satgas Yonif Para Raider 328/DGH,Mayor Inf Erwis Iswari, mengaku bangga atas apa yang telah capai oleh anggotanya dengan menggagalkan masuknya barang ilegal ke wilayah indonesia.

“saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh anggota saya,khususnya staf intelijen dan ini merupakan bukti bahwa keberadaan satgas pamtas Yonif Para Raider 328/DGH ditanah papua bekerja memberantas kegiatan illegal yang merugikan negara” katanya.
Dan selanjutnya barang bukti tersebut akan diserahkan kepada pihak yang berwenang. (Surya).

Comments
Loading...
error: Content is protected !!