Momentum Hari Disabilitas Internasional, Bupati Minta Hilangkan Perbedaan

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Sejak tahun 1992, setiap tanggal 3 Desember diperingati sebagai Hari Disabilitas Internasional.
Dalam rangka momentum Hari Disabilitas Internasional tersebut, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, pihaknya meminta agar sekolah tidak membedakan siswa penyandang disabilitas dengan siswa lainnya, karena dibalik kekurangan yang ada, pasti ada kelebihan yang dimiliki seorang penyandang disabilitas.

Kami memberi perhatian kepada komunitas difabel, salah satunya kegiatan keolahragaan kami juga berikan apresiasi. Lalu ada bantuan hibah juga untuk mereka. Saya harap sekolah tidak membedakan siswa yang menyandang difabel karena kekurangan mereka pasti ada kelebihan,” tuturnya, (3/12).

Seperti penyandang disabilitas yang justru memiliki IQ yang lebih tinggi dari pada orang lain. Oleh karena itu, pihaknya menilai penyandang disabilitas seperti itu harus mendapat perhatian seperti pemberian beasiswa.
“Program yang lainnya akan kami titipkan di Dindik dan Dinkes supaya mereka bisa membaur dengan anak-anak yang lainnya. Banyak sekali penyandang difabel justru IQ lebih tinggi daripada teman-teman yang lain. Sehingga mereka harus mendapat perhatian, khususnya bea siswa ada untuk tahun ini,” jelasnya.
Irna menjelaskan, dalam rangka memenuhi kebutuhan penyandang disabilitas, Pemkab Pandeglang memberikan perhatian seperti pembangunan jalan yang ramah difabel agar enyandang disabilitas dapat beraktivitas sehari-hari dengan nyaman.
Kami sudah sosialisasikan sejak tahun lalu, dan diharapakan bisa launching tahun ini. Karena itu memang sudah amanat UU untuk bisa memberikan pelayanan terbaik bagi anak-anak kami yang difabel. Jalan-jalan, sebagian pedestrian juga sudah kami lakukan supaya mereka bisa beraktivitas dengan nyaman,” ungkapnya. (IN)
Comments
Loading...
error: Content is protected !!