ALUMNI UMEL MANDIRI JAYAPURA DIMINTA JANGAN LUPA ALMAMATER

 

MENARAnews, Jayapura (Papua) – Rapat terbuka Senat Sekolah Tinggi Ilmu Hukum(STIH) dan Ahli Madya (AMIK)Umel Mandiri Jayapura dalam rangka Wisudawan/ti lulusan Program Magister, Sarjana dan Diploma angkatan ke IV, ke- XIII dan angkatan ke- X  tahun akademik 2017/2018 berlangsung di auditorium RRI, Sabtu (15/12/2018),

Wisudawan/ti terdiri dari Program Magister Hukum(MH )dengan Jumlah 12 orang, Sarjana Hukum (SH) dengan Jumlah 79 orang dan Ahli Madya Komputer (A.Md.Kom) dengan Jumlah 21 orang.

Ketua Yayasan Umel Mandiri Dr. H Muhammad Husni Ingratubun mengatakan semenjak Umel Mandiri Jayapura hadir di tanah Papua sudah banyak mencetak banyak para Sarjana berkompeten di bidang Ilmu Hukum dan Ahli Madya Komputer.

“Untuk para wisudawan/ti yang lulus hari ini, agar menjadi orang yang hebat ketika sudah mengabdi di masyarakat.Karena itu visi dan harapan dari yayasan Umel Mandiri,” ujarnya usai acara wisuda, di RRI Jayapura,Sabtu(15/12/2018)

Dia menambahkan,pihaknya selaku Owner Yayasan Umel Mandiri Group terus melakukan pembenahan manajemen Kampus.Karena untuk mencetak alumni atau lulusan yang berkualitas tentunya manajemem kampus juga harus di benahi baik itu sistem akademik maupun  pelayanan juga harus baik

“Untuk Umel Mandiri, kita sudah terapkan
Sistem Informasi Akademik(SIMAK) berbasis Online untuk memberikan pelayanan yang baik kepada mahasiswa,” katanya

H Muhammad Husni Ingratubun berpesan kepada para alumni agar jangan memutuskan matarantai dengan almamater, karena para alumni tersebut punya peran untuk memajukan kampus.

“Jangan berpikir saya sudah bayar dan itu hak saya.Itu keliru besar.tapi yang namanya alumni punya peran yang sangat besar dalam kemajuan kampus tersebut,” katanya

Ketua STIH Umel Mandiri Jayapura  Dr Fitriyah Ingratubun menyampaikan atas nama pribadi dan seluruh civitas Akademik STIH mengucapkan selamat dan profisiat kepada seluruh Wisudawan/ti yang  telah menyandang gelar Magister Hukum dan Sarjana Hukum

“Kami berharap Ilmu dan pengetahuan yang telah diperoleh selama kuliah agar bisa di  implementasikan baik untuk pribadinya mereka sendiri dan juga memberikan dampak positif bagi masyarakat,” Katanya Fitryah

Dia menerangkan dalam mencetak sarjana yang handal dibidang Ilmu Hukum,pihaknya terus meningkatkan kualitas SDM dosennya dan juga membenahi manajemen,

“Para pengajar juga harus dipersiapkan.
Jujur saja bahwa, Umel Mandiri tidak berbicara secara kuantitas tapi juga bicara kualitas bagi lulusannya,” tuturnya

Dia menambahkan bahwa,saat ini Umel Mandiri sudah memiliki tenaga dosen dengan kualifikasi rata-rata Magister Hukum dan gelar Doktor

“Kami memiliki 31 tenaga dosen dan 13 diantaranya sudah  gelar Doktor. Tahun depan juga akan kami kirim lagi dosen untuk ambil S3 untuk menambah SDM di Kampus Umel Mandiri,” katanya

Sementara itu,Direktur Amik Umel Mandiri Ari Widyastono menyampaikan kepada Kepada wisudawan/ti sebanyak 21 orang agar mendapatkan pekerjaan.

“Untuk ilmu yang telah dipelajari agar dapat dipraktek didunia kerja yang ditekuni.,atau kalau ada yang mau melanjuti ke Amik, karena tahun depan akan dibuka S1 Komputer,” jelasnya.

Kepala Biro Kesra dan Kemasyarakatan Provinsi Papua Naftali Yogi, mengatakan bahwa wisuda memang merupakan proses akhir dari studi formal yang wisudanwan/ti lakukan selama ini.Tetapi ini bukanlah akhir dari segalannya, tapi ini awal dari yang paling awal untuk jalani sebuah tanggung jawab besar dengan gelar yang saat ini telah melekat pada bagian akhir dari nama kalian.

“Konsekuensi dari gelar yang di dapatkan pada hari ini, memiliki sebuah tanggung jawab yang besar, tanggung jawab bagaimana gelar tersebut agar tetap bermakna dan bernilai,” katanya

Dia berharap kedepan agar lembaga perguruan tinggi STIH dan AMIK Umel Mandiri lebih meningkatkan kompetensi SDM pengajarnya, agar ouput yang akan dihasilkan nanti lebih kompetitif dan berkompetensi.

“Peluangkan kedepan, agar semakin kompetitif sehingga semua lembaga pendidikan tinggi mau tidak mau harus berkompetensi untuk meningkatkan kompetensi lembaganya dalam arti luas agar tidak tertindas dan kalah saing dengan lembaga pendidikan tinggi lainnya,” tuturnya. (Surya)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!