KPU Pandeglang Menjaring 1.933 Pemilih Potensial Non KTP Elektronik

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang mencatat, ada 1.933 pemilih potensial non KTP Elektronik (KTP-el) yang terjaring dalam Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) lalu.

Ketua Divisi Program, Data dan Informasi KPU Pandeglang, Andri Ausini mengatakan, pencermatan ribuan pemilih potensian non KTP-el itu sudah ditetapkan dalam Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP-1).

“Kami sudah menyampaikan data itu ke Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) agar dilakukan pencermatan. Dan KPU mendorong agar Disdukcapil segera menerbitkan KTP el bagi mereka,” katanya, Jumat (16/11/2018).

Andri menjelaskan, data pemilih potensial itu sudab diunggah KPU ke Sistem Data Pemilih (Sidalih). Tetapi tidak terekap dalam pemilih yang memenuhi syarat, melainkan Masih Dalam Perbaikan (MDP).

“Inikan pemilih potensial non KTP-el. Ini datanya sudah kita upload ke Sidalih, tetapi tidak terekap dalam pemilih yang memenuhi syarat, melainkan Masih Dalam Perbaikan (MDP),” imbuh Andri.

Dirinya melanjutkan, dari hasil pendataan secara akumulatif, maka KPU mencatat ada 2.900 an pemilih potensial non KTP-el. Sebab sebelumnya, dalam formulir Model AC, KPU sudah mencatat sekitar 1.000an Daftar Pemilih Potensial Non KTP Elektronik.

“Jumlah ini kami akan mendorong agar Disduk melakukan pencermatan dan perekaman supaya dipercepat cetak KTP-el. Namun kami juga masih menyimpan formulir AC sekitar seribuan. Jadi kalau dijumlah ada sekitar 2.900an pemilih potensial,” sebutnya.

Adapun dari hasil penjaringan 1.933 pemilih potensial non KTP-el dari GMHP itu, Kecamatan Sobang menjadi daerah yang paling banyak menyumbang pemilih potensial non KTP-el dengan 486 jiwa. Disusul Kecamatan Panimbang dengan jumlah 326 pemilih potensial non KTP-el.

“KPU memberi ruang bagi warga yang belum termasuk DPT untuk tetap bisa memilih dalam pemungutan suara melalui daftar pemilih khusus. Namun harus ber KTP-el dan domisili sesuai KTP,” tandasnya. (IN)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!