BPJS Ketenagakerjaan Semarang Majapahit Luncurkan Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Tahun 2018

MENARAnews, Demak (Jateng) – Dari 72.000 desa yang tersebar di seluruh Nusantara, masih banyak penduduk desa yang belum mengenal program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, yang mana merupakan amanah Undang-undang untuk menjamin kesejahteraan seluruh pekerja di seluruh Indonesia, baik yang bekerja di perkotaan maupun di desa.

Untuk memastikan informasi tentang program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan hingga ke seluruh wilayah Indonesia, maka BPJS Ketenagakerjaan terus menggalakkan program Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, dimana pada Kamis, (8/11) bertempat di Pendopo Kab Demak, dalam acara tersebut menetapkan Desa Berahan Wetan dan Desa Kedungwaru Lor sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Tahun 2018.

Program Desa Sadar Jaminan Sosial sendiri merupakan inovasi dari BPJS Ketenagakerjaan untuk bekerjasama dengan aparat desa dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat pekerja di desa, agar lebih memahami manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan, seperti yang disampaikan, E Ilyas Lubis, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan,

“Kami senang dengan peluncuran Desa Berahan Wetan dan Desa Kedungwaru Lor sebagai Desa Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, ini berarti bahwa kepala desa dan seluruh perangkatnya telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya.

Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini telah dilaksanakan di beberapa daerah, pada Tahun 2017 sebanyak 276 desa dan ditargetkan pada Tahun 2018 ini akan dibentuk 200 desa sebagai desa sadar jaminan sosial ketenagakerjaan.

Sementara itu Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Eko Darwanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk memberi pengertian kepada masyarakat akan pentingnya perlindungan jaminan sosial.

“Tujuan dibentuknya Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini agar masyarakat Desa mengenal lebih dekat program-program BPJS Ketenagakerjaan sehingga menimbulkan kesadaran akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ini, juga agar muncul kesadaran para perangkat desa untuk mensejahterakan masyarakatnya yang juga para pelaku ekonomi”, ujar Eko.

Ilyas juga menyampaikan, bahwa BPJS akan terus berupaya untuk menciptakan cara-cara edukasi baru bagi seluruh masyarakat pekerja, agar seluruh pekerja sadar akan pentingnya sebuah jaminan sosial dalam menghadapi risiko-risiko sosial yang dapat menimpa kita dimanapun dan kapanpun.

Dalam sambutannya, Bupati Demak, M. Natsir mengatakan, bahwa program BPJS Ketenagakerjaan adalah program pemerintah yang sangat bagus, karena masyarakat terlindungi oleh BPJS ketenagakerjaan.

“Tidak ada ruginya mengikuti BPJS ketenagakerjaan karena kita bisa terlindungi dan mendapat nilai ibadah. Ketika kita tidak kecelakaan, maka kita bisa beramal membantu orang lain,” ucap Bupati

Dalam rangkaian acara tersebut, diresmikan Desa Sadar Jaminan sosial oleh Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Bupati Demak, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Majapahit serta Forkopimcam Kab. Demak. (NSN)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!