Bawaslu Ingatkan ASN Tidak Promosikan Keluarga yang Nyaleg

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pandeglang akan melakukan pengawasan ketat terhadap para peserta Pemilu 2019. Pengawasan itu tidak hanya berlaku bagi Partai Politik (Parpol), namun juga calon legislator.

Bawaslu mengklaim, tidak akan membedakan pengawasan terhadap peserta pemilu, termasuk peserta yang berasal dari keluarga pejabat negara.

“Kami melakukan pengawasan, sama seperti yang lain. Tidak pernah kami membedakan mana peserta pemilu dari kalangan umum atau pejabat,” kata Ketua Bawaslu Pandeglang, Ade Mulyadi, Selasa (6/11/2018).

Dia menyebutkan, Bawaslu menyadari bahwa di Pandeglang, banyak Caleg yang memiliki hubungan keluarga dengan pejabat negara. Tak terkecuali keluarga Bupati Pandeglang, Irna Narulita.

“Adapun beberapa calon yang berasal dari unsur pejabat, kami tetap berpatokan bahwa ASN tetap tidak boleh mempromosikan atau mengkampanyekan calon dari keluarganya, apalagi menggunakan fasilitas negara,” tegasnya.

Berdasarkan DCT DPR RI yang dirilis, tiga anggota keluarga bupati terdata sebagai Caleg dari Dapil Banten I meliputi Lebak dan Pandeglang. Mereka adalah suami Irna Narulita, Achmad Dimyati Natakusumah yang mendaftar Caleg dari PKS.

Sedangkan dua lainnya adalah putra putri Irna, yakni Rizka Amalia Rahman dari Partai Nasdem serta Rizki Aulia Rahman Natakusumah dari Partai Demokrat.

Ade menjelaskan, meski ada Caleg yang berasal dari kalangan pejabat, namun Undang-Undang telah melarang keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mengkampanyekan anggota keluarganya. Apalagi hal itu diperkuat dengan Surat Edaran Bupati Pandeglang mengenai netralitas abdi negara.

Oleh sebab itu, Bawaslu mengingatkan supaya pejabat negara atau ASN lainnya mematuhi aturan tersebut. Mereka diminta tetap menjunjung netralitas sebagai pegawai pemerintah dengan menghindari kegiatan kampanye, meski demi keluarga.

“Persoalan netralnya pejabat negara termasuk ASN, sudah diatur di Undang-Undang kemudian Pemkab Pandeglang juga sudah mengeluarkan surat edaran. Bahkan Kemenag juga turut mengeluarkan edaran perihal netralitas ASN,” tandasnya. (IN)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!