Polisi Tetapkan Satu Tersangka Pembuangan Ratusan KIS di Carita

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Kepolisian Resort Pandeglang menetapkan satu tersangka atas kasus pembuangan ratusan keeping Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Kampung Cibenda, Desa Sukarame, Kecamatan Carita Sabtu kemarin. Tersangka yang ditetapkan berinisialSH. 

Tersangka merupakan pelaku utama dibalik tidak tersalurkannya ratusan KIS kepada penerima, sehingga dibuang oleh seorang nenek yang kediamannya dititipkan kartu jaminan kesehatan tersebut oleh tersangka. Padahal, KIS itu sudah harus tersalurkan pada tahun 2016 silam. 

Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Deddy Hermawan menuturkan, tersangka berperan sebagai pesuruh dari seorang pengurus Program Kemitraan Masyarakat di Kecamatan Carita berinisial M. Namun tersangka justru tidak melaksanakan amanat.

“Perannya membagikan langsung ke masyarakat setelah mendapat kartu ini dari seseorang berinisial M. Namun tersangka tidak menyebarkan kartu tersebut dengan alasan sibuk. Padahal tersangka sudah menerima honor yang didapat dari M Rp400 ribu,” kata Deddy di Mapolres Pandeglang, Senin (15/10/2018).

Oleh karenanya untuk mendalami kasus ini, termasuk adanya kemungkinan tersangka lain lanjut Deddy, polisi masih menunggu kehadiran M untuk menggali informasi lebih lanjut. Akan tetapi saat ini M masih berada di luar kota, sehingga belum bisa dimintai keterangan. 

“Kami belum bisa memastikan akan adanya tersangka lain karena kami masih mengumpulkan data-data dari BPJS Pandeglang dan JNE sebagai ekspedisi. Selama tahap penyelidikan, kami sudah memeriksa 9 orang saksi termasuk tersangka,” sebutnya.

Adapun sejak penemuan kartu jaminan kesehatan untuk warga tidak mampu itu, polisi sudah menyita 908 keping KIS dari 354 amplop. 

“Kemarin kami temukan ada 328 amplop dengan 726 kartu. Kemudian ada perkembangan karena kasus ini menyita perhatian, maka masyarakat mengembalikan yang sebelumnya sempat diambil dari tempat sampah. Hari ini kami menerima 182 kartu di 26 amplop,” beber Deddy. 

“Namun tidak menutup kemungkinan jumlah kartu ini akan bertambah karena kami masih menunggu informasi dari BPJS soal berapa jumlah pasti penerima KIS di Kecamatan Carita,” sambungnya.

Sementara tersangka yang sudah diamankan polisi, menjerat tersangka dengan Pasal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. Tersangka terancam hukuman penjara maksimal 4 tahun.

Sebelumnya, ratusan lembar kartu KIS pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Beni Bandaniji  di tempat sampah belakang rumahnya, berupa KIS dengan label BPJS Kesehatan, milik warga dari 8 desa di Kecamatan Carita.

Pelaku pembuangan itu merupakan Nenek Masnah (60) yang tidak mengetahui bahwa tumpukan amplop di rumahnya adalah KIS. Soalnya yang bersangkutan buta huruf. Lantaran dinilai hanya sebagai tumpukan benda tak terpakai, maka Nenek Masnah membuangnya di tempat sampah.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!