Peserta Pemilu Boleh Cetak APK Sendiri, Asal …

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang mempersilakan para peserta Pemilu tahun 2019 untuk mencetak Alat Peraga Kampanye (APK) sendiri. Akan tetapi, KPU mengingatkan sejumlah syarat yang harus ditempuh oleh peserta Pemilu.

Ketua KPU Pandeglang Ahmad Sujai menyebutkan, peserta Pemilu diperbolehkan mencetak APK dengan jumlah yang dibatasi. Menurutnya, masing-masing Partai Politik boleh mencetak dan memasang APK berupa spanduk sebanyak 10 buah disetiap desa dan 5 buah baliho per desa.

“Ukuran pun diatur. Ukuran maksimal untuk spanduk tidak boleh lebih 1,5×7 meter. Sedangkan ukuran maksimal baliho yakni 4×7 meter. Disain dan kalimat di APK juga tidak boleh mencantumkan unsur bahasa sindiran, hinaan, dan ketersinggungan,” kata Sujai, (19/10/2018).

Sujai menerangkan, kelonggaran itu diberikan karena KPU mencetak APK dengan jumlah terbatas. KPU memfasilitasi APK bagi Parpol dan Capres-Cawapres, berupa baliho sebanyak 10 buah.

“Begitu juga dengan spanduk yang diproduksi masing-masing sebanyak 16 buah. Sedangkan untuk DPD RI, hanya dicetak spanduk dengan jumlah 10 buah,” urainya.

Yang membedakan APK KPU dengan peserta Pemilu, terletak pada kaidah mencantumkan citra dari Calon. APK dari KPU tidak boleh mencantumkan keterangan yang menyatakan gambar di APK sebagai Caleg.

“Namun jika kapasitasnya sebagai Ketua Parpol, maka masih diperkenankan. Begitu pun untuk pencantuman visi misi Parpol. Perbedaan lain terletak pada ukuran APK. Baliho yang dicetak KPU hanya berukuran 3×5. Sementara spanduk 1×5 meter,” katanya. (IN)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!