Mendikbud dan Raline Shah Pimpin Penggalangan Dana Bakti Nusantara

Raih Rp300 juta lebih dalam Malam Penggalangan Dana, Bakti Nusantara terus upayakan peningkatan kualitas hidup warga Serang dan Pandeglang, Natuna, Oenenu, serta Nabire.

MENARAnews, Jakarta – Dari tokoh masyarakat, pejabat publik, selebritas, hingga profesional muda yang ingin menciptakan dampak positif terhadap pembangunan bangsa, peserta Malam Penggalangan Dana Bakti Nusantara berkumpul untuk mewujudkan harapan mereka di Hotel Borobudur, Jakarta (18/10). Acara ini berhasil mengumpulkan total donasi lebih dari Rp300 juta yang akan digunakan untuk menjalankan program kegiatan sosial Bakti Nusantara 2018. Tentu diharapkan, akan lebih banyak donasi didapat di luar Malam Penggalangan Dana.

Bakti Nusantara adalah gerakan yang dilandasi oleh semangat kepedulian, kemanusiaan, persaudaraan, dan gotong royong, untuk mendorong pembangunan di wilayah terdepan, tertinggal, dan terluar Indonesia. Kegiatan ini diprakarsai oleh Yayasan Tunas Bakti Nusantara dengan 3 (tiga) misi utama yaitu kesejahteraan (Bangun Nusantara), kesehatan (Sehat Nusantara), dan pendidikan (Inspirasi Nusantara). Bakti Nusantara menyinergikan berbagai potensi anak bangsa untuk bersatu aktif membangun Indonesia, bekerja sama dengan berbagai instansi, baik sipil maupun militer, di tingkat daerah dan nasional.

“Tahun ini kami mengarahkan kegiatan di Serang dan Pandeglang, Natuna, Oenenu, serta Nabire. Selain memberikan bantuan berupa pembangunan sarana dan prasarana umum, kami juga akan memberikan layanan kesehatan gratis serta melaksanakan kegiatan-kegiatan edukatif guna membangun pola pikir, sikap, dan tekad generasi penerus bangsa” ujar Aryo Asto Saloko, Ketua Yayasan Tunas Bakti Nusantara. Kegiatan di Serang dan Pandeglang akan berlangsung pada 24-28 Oktober 2018 ini.

Merespon positif, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, turut berkenan hadir. Menggarisbawahi pentingnya peran semua pihak dalam percepatan pembangunan pendidikan bangsa, terutama anak-anak muda yang masih idealis, Muhadjir memberikan apresiasi tinggi untuk seluruh pihak yang terlibat dalam Bakti Nusantara.

“Kita ini bangsa yang besar, baik dari sisi wilayah, jumlah penduduk, budaya, serta sumber daya alam. Kini, kita harus berpikir bagaimana caranya menjadi bangsa yang maju. Ini tanggung jawab kita semua dan saya optimis, Indonesia bisa menjadi bangsa yang besar dan maju di masa depan apabila anak mudanya memiliki semangat dan cara pandang seperti para pegiat Bakti Nusantara,” tambah Muhadjir.

Aktris sekaligus aktivis, Raline Shah, memberikan pandangan filantropinya serta mengajak para peserta untuk melihat kegiatan sosial tidak hanya sekedar tindakan membantu, tetapi juga sebagai keinginan, kewajiban, dan kebiasaan. Raline sendiri merupakan salah satu co-founder Yayasan Tunas Bakti Nusantara.

“Saya percaya Bakti Nusantara karena saya mengenal orang-orang di dalamnya. Mereka melakukan hal-hal nyata untuk Indonesia. Kita harus membuat kegiatan seperti ini cool di kalangan anak muda karena Indonesia milik kita dan kita milik Indonesia,” tambah Raline.

Sebelumnya selama dua tahun berturut-turut, Bakti Nusantara berhasil menjalankan program kegiatan sosial yang bertujuan untuk mendorong pembangunan di wilayah terdepan, tertinggal, dan terluar Indonesia. Pada tahun 2016, Bakti Nusantara mengadakan program kegiatan sosial yang fokus pada pembangunan sekolah di Desa Aik Mual, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Adapun pada tahun 2017, Bakti Nusantara menyelenggaraan pembangunan sekolah, layanan kesehatan, serta peningkatan kualitas pendidikan di Desa Sekon, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur.

Selain dihadiri oleh Mendikbud Muhadjir Effendy dan aktris sekaligus aktivis Raline Shah, acara ini juga dihadiri oleh Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd (Ketua Umum PGRI), Sugiono (pengusaha nasional), Lucky Avianto (Komandan Grup 1 Kopassus), serta perwakilan masyarakat Desa Sekon. Adapun dari sisi institusi dan korporasi, acara dan program Bakti Nusantara mendapatkan dukungan dari PT PLN (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero), dan Robert Bosch.

 

Tentang Bakti Nusantara:

Bakti Nusantara adalah gerakan yang dilandasi oleh semangat kepedulian, kemanusiaan, persaudaraan, dan gotong royong, untuk mendorong pembangunan di wilayah terdepan, tertinggal, dan terluar Indonesia. Kegiatan ini diprakarsai oleh Yayasan Tunas Bakti Nusantara dengan 3 (tiga) misi utama yaitu kesejahteraan (Bangun Nusantara), kesehatan (Sehat Nusantara), dan pendidikan (Inspirasi Nusantara). Bakti Nusantara menyinergikan berbagai potensi anak bangsa untuk bersatu aktif membangun Indonesia, bekerja sama dengan berbagai instansi, baik sipil maupun militer, di tingkat daerah dan nasional.

 

Program ini diharapkan dapat menyentuh seluruh aspek pembangunan manusia Indonesia seutuhnya, sedemikian sehingga memiliki dampak langsung maupun tak langsung dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia di sekitar wilayah pelaksanaan kegiatan Bakti Nusantara pada khususnya, serta perbaikan kualitas hidup dan lingkungan sosial masyarakat pada umumnya.

 

Informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

Assed Lussak

Sekretaris Yayasan Tunas Bakti Nusantara

Mobile : 0811-132-155

Email : [email protected]

Comments
Loading...
error: Content is protected !!