Makupiola Siap PAW Posisi Oraplean di DPRD MBD

MENARAnews, Ambon ( Maluku) – Meljanus Evert Makupiola akhirnya siap mengantikan posisi Thendens Oraplean sebagai anggota DPRD Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) untuk sisa periode 2014 -2019.

Adaya rencana Pergantian Antar Waktu (PAW) politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini setelah Surat Keputusan (SK) PAW Makupiola terhadap Oraplean  sudah ditandatangani  Gubernur Maluku Said Assagaff dan diserahkan untuk diproses di DPRD MBD.

SK bernomor 209 yang ditandatangi Gubernur tertanggal  12 September 2018  tentang keputusan  peresmian pemberhentian antar waktu Oraplean dan peresmian pengangkatan pengganti antar waktu Makupiola menjadi anggota DPRD Kabupaten MBD untuk sisa masa jabatan 2014-2019,  diakui Makupiola telah sampai juga ke tangannya.

“Saya sudah terima SK PAW yang ditandatangani Gubernur Maluku, dan saya sudah kembali ke Tiakur MBD, Rabu kemarin untuk menunggu proses PAW saya dengan pak Thenden Oraplean,” kata Makupiola kepada media ini, Kamis (11/10/2018).

Makupiola mengatakan, dia kini tinggal menunggu waktu untuk proses PAW dirinya, sebab semua mekanisme telah  berjalan.

“Saat ini saya tinggal menunggu waktu  untuk kapan itu dilaksanakan, sebab saya mesti menjalankan tugas –tugas yang dipercayakan masyarakat kepada saya,” tandasnya.

Terlepas dari itu, lelaki ini mengatakan kendati SK PAW  pergantian dirinya sudah dia kantongi, namun Makupiola masih mengaku kesal terhadap oknum –oknum di Biro Pemerintahan Provinsi Maluku yang terkesan lambat atau mempermainkan pemberian SK PAW-nya yang sudah dikeluarkan Gubernur Maluku itu.

“Sesuai SK PAW saya sudah  dikeluarkan Gubernur Maluku tanggal 12 September 2018 lalu, tetapi surat ini ditahan oknum di Biro Pemerintahan Provinsi Maluku, dan baru  diberikan ke tangan saya tanggal 9 Oktober 2018. Padahal sesuai aturan tak boleh seperti itu. Untuk itu, saya minta Bapak Gubernur mengevaluasi pimpinan Biro Pemerintahan dan oknum yang menangani persoalan PWA ini, sebab sudah merugikan pihak lain,” tandas pria melankolis tersebut. (eo-ima)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!