Jokowi Berbincang Tentang Kebangsaan Saat Bersilaturahmi Ke Gus Munif

MENARAnews, Demak (Jateng) – Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Salaf Giri Kusumo, Mranggen, Demak, Jumat (19/18).

Kedatangan Presiden RI tersebut merupakan bagian dalam agenda kunjungan kerja ke Jawa Tengah, sekaligus silaturahmi kepada KH Munif Zuhri, pemilik dan pengasuh Pondok Pesantren Salaf Giri Kusumo.

Pada kesempatan tersebut, Joko Widodo menjelaskan kepada awak media menyampaikan bahwa pertemuan dengan KH. Munif Zuhri atau akrab dipanggil Gus Munif tersebut, bersifat silaturahmi secara pribadi, namun didalamnya juga membahas tentang masalah kebangsaan dan ketata negaraan.

”Perihal yang dibicarakan pada saat bersama Gus Munif adalah bersifat rahasia, namun merupakan perbincangan berkaitan dengan ketatanegaraan dan perilaku dalam berbangsa dan bernegara,” terang Presiden .

Jokowi menambahkan dalam bahwa 5 tahun ini, program kerjanya memang terfokus pada pembangunan infrastruktur, kemudian berikutnya akan fokus pada sumber daya manusia.

“Human Capital juga sangat penting sekali dalam rangka persaingan global dalam rangka kompetisi antar negara. Saya kira dua pondasi ini (Infrastruktur dan Human Capital) sangat penting sekali dalam menghantarkan negara ini ke sebuah negara yang maju,” ungkapnya.

Sementara terkait dengan pembangunan infrastruktur di Jawa Tengah, beberapa tol akan berproses selesai pada tahun ini, sementara tol Jogja sedang on fokus pada proses studi.

“Di Jawa Tengah sudah selesai tol Pejagan-Pemalang sepanjang 40 km, sementara nanti pada akhir November akan selesai Batang -Semarang, kemudian pada bulan Desember akan selesai Salatiga-Solo,” ucap Presiden

Sedangkan untuk tol Jogja masih dalam proses studi dan akan segera diputuskan, karena menurut Jokowi, apapun jenis conectivity, infrastruktur akan memperkuat daya saing, competitivness untuk bersaing di era globalisasi.

Terkait perayaan hari Santri Nasional, Presiden akan memberikan perhatiann lebih pada para santri demi terciptanya SDM Indonesia yang mumpuni.

“Dalam rangka memperingati Hari santri tentu saja kita akan memberikan perhatian lebih pada pondok pesantren dan juga pada santri, hal ini demi pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang akhlakul karimah yang memiliki kemampuan, keterampilan/skill yang tinggi yang bisa berkompetisi dengan negara-negara lain,” terang Presiden

Dalam agenda silaturahmi tersebut Presiden disambut oleh Bupati Demak, Dandim 0716 Demak, Kapolres Demak, Pangdam IV, Danrem Salatiga, serta Kapolda Jateng, serta kepala OPD terkait dan Muspicam Mranggen.

Pada akhir silaturahmi, Gus Munif memberikan tongkat kayu miliknya kepada Joko Widodo, dan saat disinggung terkait pemberian tersebut dengan rendah hati Gus Mus mengatakan alasan pemberian tongkat kayu tersebut.

“Saya memberikan apa yang saya punya, karena saya memiliki tingkat maka tongkatlah yang saya berikan,” tutup Gus Munif. (NSN)

Comments
Loading...