Daryatmo Dorong Pemerintah Tingkatkan Kapasitas Mesin Perahu Berbahan Bakar Elpiji

MENARAnews, Demak – Pemerintah RI memberikan bantuan paket konverter kit kepada nelayan di Kabupaten Demak, beberapa waktu. Bantuan tersebut meliputi mesin perahu, converter kit serta pemasangannya dan tabung khusus elpiji beserta isinya.

Dengan adanya bantuan itu, jika sebelumnya setiap hari nelayan menggunakan premium 3-4 liter, kini menggunakan elpiji 3 kilogram bisa dipakai hingga tiga hari melaut.

Akan tetapi, bantuan konverter kit kepada nelayan tersebut dinilai masih kurang maksimal, karena itu Komisi VII DPR RI mendorong Pemerintah Pusat untuk mengembangkan mesin perahu berbahan elpiji dengan kapasitas yang lebih besar

” Bantuan paket konverter kit atau alat konversi mesin perahu dari yang semula menggunakan premium menjadi bahan bakar gas,
sebetulnya sangat membantu nelayan kita. Akan tetapi, karena daya jangkaunya yang pendek menjadi hambatan nelayan dalam mengembangkan usahanya menangkap ikan di laut,” kata Daryatmo Mardiyanto , Anggota Komisi VII DPR RI, Minggu (14/10/2018).

Menurutnya, mesin perahu beserta konverter kit yang diterima oleh nelayan, hanya bisa digunakan untuk jarak tempuh antara 1,5 – 2 mil saja, sehingga hasil tangkapan para nelayan hanya ikan jenis tertentu saja.

Padahal, bantuan tersebut sejatinya untuk mendorong nelayan kecil semakin sejahtera dan usahanya menangkap ikan juga semakin berkembang.

“Ya, kita dorong Pemerintah Pusat agar mengembangkan mesin perahu berbahan elpiji dengan kapasitas mesin yang lebih besar, sehingga daya jangkau melautnya lebih luas,” ujarnya.

Setidaknya, kata Dia, daya jangkau nelayan dalam mencari ikan di laut bisa mencapai 5 mil hingga 10 mil jaraknya. Apalagi ketersediaan elpiji di tanah air cukup melimpah dan merupakan bahan bakar yang harganya sangat terjangkau, dibandingkan dengan bahan bakar minyak (BBM).

“Kita terus dorong agar pemerintah membuat kebijakan dan memberikan bantuan yang benar – benar pro rakyat, bisa peningkatan kesejahteraan mastarakat,” tutup Daryatmo, yang juga politisi PDIP. (NSN)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!