Aliansi BEM PTAI : 7 Tuntutan Akan Disuarakan di DPR RI

Menaranews, Jakarta – Aliansi BEM Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) akan menggelar aksi unjukrasa di Depan Gedung DPR/MPR RI, Jumat 13 September 2018 mendatang.

Rencana unjukrasa tersebut didasari rasa prihatin Aliansi BEM PTAI melihat problematika yang terjadi di Indonesia, seperti nilai tukar rupiah yang kian melemah teradap Dollar Amerika Serikat, ketidakstabilan harga BBM hingga peraturan tentang Tenaga Kerja Asing (TKA)

Cecep Hidayat, Presnas Aliansi BEM PTAI menegaskan bahwa rencana unjukrasa Aliansi BEM PTAI bukan dadakan, melainkan sudah dilakukan kajian secara komprehensif terkait isu isu krusial yang dihadapi Bangsa Indonesia.

“Kita sudah lakukan kajian secara mendalam, bahkan sebelum aksi mahasiswa UIR Riau” ungkap Cecep.

Lebih lanjut, Cecep mengungkapkan kaijan yang dilakukan BEM PTAI terhadap isu ekonomi, politik, agama, serta ketenagakerjaan.

“Nilai tukar dollar terus meroket, rupiah melemah, peraturan tentang tenaga kerja asing, terlebih Menteri Agama mengeluarkan statemen pelarangan adzan tidak boleh keras. Hal hal tersebut yang menjadi dasar kita turun aksi jum’at nanti” ungkap Cecep Hidayat dalam keterangannya saat dihubungi Menaranews.com.

Untuk diketahui, Aliansi BEM PTAI yang terdiri dari gabungan BEM Perguruan Tinggi Agama Islam akan melakukan unjukrasa di Depan Gedung DPR/MR RI dengan 7 tuntutan, antara lain :

  1. Turunkan Jokowi dari tahta kepresidenan.
  2. Mendesak kementrian terkait untuk membenahi perekonomian Bangsa.
  3. Meminta TNI/POLRI agar tetap menjaga netralitasnya dlm menjaga pilpres 2019
  4. Copot Lukman Hakim sebagai menteri Agama R.I
  5. Turunkan Harga BBM
  6. Stop Impor luar negeri
  7. Hapus perpres No. 20 thn 2018 tentang TKA
Comments
Loading...
error: Content is protected !!