KM Barokah Disapu Ombak Setinggi 5 Meter di Perbatasan Perairan Pandeglang Lebak

MENARAnews, Banten – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Banten bersama tim gabungan dan nelayan melakukan pencarian terhadap 2 orang awak KM Barokah yang terbalik di perbatasan perairan Binuangen Kabupaten Lebak dan Cikeusik Kabupaten Pandeglang.

“Basarnas banten, Polair, BPBD dan nelayan masih melakukan pencarian kepada 2 orang yang hilang. Sementara untuk 10 orang korban selamat dibawa ke Puskesmas Binuangen,” terang Kepala Basarnas Banten Dzaenal, (19/07/2018).

Ia menambahkan, penyebab KM Barokah terbalik diduga karena cuaca yang kurang mendukung untuk melaut di perairan selatan. Namun, nelayan tetap melakukan aktivitasnya untuk melaut.

“Memang cuaca perairan selatan relatif ekstrem, ombak yang menyapu KM Barokah ketinggiannya kurang lebih 4,5 sampai 5 meter. Untuk sementara tidak ada hambatan selama pencarian karena lokasi pencarian sekitar 400-500 dari tepi Pantai Binuangen,” tuturnya.

Sementara itu, Kasubsiops Basarnas Banten Heru Amir menuturkan, pihaknya sudah menerjunkan 1 tim lengkap dengan peralatan untuk melakukan penanganan di lokasi kejadian.

“Kita kirim 1 tim, kita ada 7 orang 1 tim. Untuk peralatannya, perahu karet, motor tempel, kantong mayat, dan alat penerangan,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, masih ada 2 korban belum ditemukan, kedua korban tersebut merupakan warga Kampung Muara Desa Binuangeun

“Andi umur 30 tahun dan Rudi umur 30 tahun belum ditemukan,” tutupnya. (IN)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!