http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Penggunaan Alat Tangkap Terlarang, Dominasi Ilegal Fishing di Pandeglang

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Luasnya perairan di Kabupaten Pandeglang, diakui menjadi potensi terjadinya pencurian ikan oleh negara asing. Apalagi Pandeglang menjadi daerah dengan garis pantai terpanjang di Banten dengan panjang 307 km. Terlebih wilayah selatan Pandeglang, berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Sehingga, memudahkan kapal-kapal asing memasuki kawasan Pandeglang dan mengeksploitasi sumber daya laut.

Namun begitu, bukan pencurian ikan yang mendominasi kasus ilegal fishing di Pandeglang. Pengakuan dari Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Dinas Perikanan Pandeglang, Andriawan, justru penggunaan alat tangkap terlarang lah yang menjadi mayoritas pelanggaran perikanan di Kota Santri.

“Illegal fishing bukan hanya mencuri ikan di laut, namun juga dalam hal penggunaan alat tangkap yang dilarang. Di Pandeglang kebanyakan ya itu (penggunaan alat tangkap terlarang, red) seperti Cantrang dan Sodong,” kata Andriawan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (14/5/2018).

Sejauh ini, belum pernah ditemukan kasus pencurian ikan oleh negara lain di Pandeglang. Namun demikian kata dia, bukan tidak mungkin dimasa yang akan datang, kasus tersebut terjadi di perairan Pandeglang. Oleh sebab itu, perlu adanya pengawasan ketat dari pihak terkait, terutama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Banten.

“Karena saat ini, kewenangan kelautan sudah dilimpahkan ke Pemprov berdasarkan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintaha Daerah. Kalau kami sifatnya hanya berkoordinasi saja,” katanya.

“Harus diperkuat dengan pengawasan. Memang harus ada titik sentral pos pengamanan. Selain pengawasan di laut, kami ingin ada pembinaan di darat,” saran Andriawan.

Hal senada dikatakan Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban. Menurutnya, meski berbatasan dengan Samudera Hindia, namun saat ini aktivitas penangkapan ikan di laut relatif kondusif. Ilegal fishing dinilainya lebih banyak terjadi di pesisir Pulau Sumatera.

“Sejauh ini masalahnya justru bukan di situ (pencurian ikan, red), tetapi penggunaan alat tangkap cantrang. Case nya hanya di situ. Tetapi kalau ilegal fishing justru belum ada casenya,” ujarnya.

Akan tetapi, saat ini Pemkab terus menjalin kerjasama dan koordinasi dengan instansi vertical untuk mengawasi perairan laut Pandeglang.

“Untuk mengantisipasi, kami tetap bekerja sama dengan pihak keamanan. Tentu harus ada pengawasan soal ilegal fishing. Tetapi sementara karena memerlukan biaya operasional yang tinggi, maka kami masih bekerjasama dengan instansi vertikal,” tutupnya (IN).

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,433PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.