Ini Hasil Akhir Piala Thomas dan Uber 2018 Untuk Indonesia

MENARAnews, Bangkok (Thailand) – Ajang bergengsi di dunia Bulu Tangkis yang digelar selama 2 tahun sekali, tampaknya Indonesia harus bersabar menunggu lagi untuk meraih kemenangan di Piala Thomas dan Uber di 2020 mendatang. Pasalnya, Tim Uber harus angkat kaki di perempat final setelah dikalahkan tuan rumah Thailand sementara Tim Thomas kandas di semifinal usai kalah dari China, Jumat (25/05/2018).

Berdasarkan data yang dilansir di detik.com, hasil ini merupakan kemunduran dibandingkan Piala Thomas dua tahun lalu. Indonesia lolos ke final, tapi kalah dari Denmark. Sedangkan Tim Piala Uber Indonesia sudah terhenti di perempatfinal pada edisi 2012, 2014, 2016, dan 2018. Sebelum itu Tim Piala Uber Indonesia mampu menembus semifinal (2010) dan jadi runner-up dua tahun sebelumnya (2008).

“Kita harus mengakui bahwa tim China lebih kuat dari Indonesia. Dari awal kita sudah berjuang maksimal, pertama dari Ginting. Kevin/Gideon tampil cukup baik. Di single kedua, Jojo sebenarnya punya kesempatan. Kita berharap di ganda (Ahsan/Hendra) tapi ganda keduanya (China) bermain sangat bagus sekali. Kalau boleh dibilang semua yang sudah atlet-atlet kita lakukan sudah maksimal secara keseluruhan tapi memang lawan lebih kuat,” beber manajer tim Thomas dan Uber Indonesia Susy Susanti.

Hingga saat ini, Indonesia masih menjadi pengoleksi Piala Thomas terbanyak, dengan catatan 13 piala yang sudah berhasil diraih, unggul empat trofi dari China.

Terakhir kalinya Indonesia menjuarai Piala Uber adalah pada 1996. Sudah tiga kali Indonesia menjuarai Piala Uber, yaitu pada tahun 1975, 1994, dan 1996. (IN)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!